Barcelona Mulai Lunak Dengan Harga Jasper Cillessen

Barcelona Mulai Lunak Dengan Harga Jasper Cillessen

Ligabolaspanyol.com – Menurut laporan, Barcelona mulai melunak terkait dengan harga transfer kiper Jasper Cillessen. Seiring dengan penampilan Manchester United yang menarik, Barcelona siap untuk memberikan diskon pada prestasi Cillessen.

Cillessen bergabung dengan Barcelona pada 2016. Sejak musim perdananya, kiper Belanda selalu menjadi pilihan kedua di bawah mistar gawang Barcelona.  Di pentas La Liga atau Liga Champions, Cillessen hanya menjadi opsi setelah Marc-Andre ter Stegen tidak bisa bermain. Cillessen lebih sering jadi pilihan utama saat bermain di pentas Copa del Rey.

Kondisi tersebut membuat Cillessen tidak lagi betah berada di Camp Nou. Dia ingin pindah, meskipun masih punya kontrak hingga 30 Juni 2021 bersama dengan Barcelona. Keputusan Cillessen untuk pindah sudah bulat. Hanya saja, beberapa klub yang ingin membelinya mundur. Sebab, klausul pelepasan dalam kontraknya bernilai 60 juta euro. Harga yang sulit untuk dipenuhi klub lain.

Namun, seperti dikutip dari AS, Barcelona akhirnya siap melepas Cillessen dengan harga lebih murah. Barcelona akan memberikan diskon besar. Penjaga gawang berusia 30 tahun akan dilepas dengan harga 20 juta euro saja.

Baca juga : Rumor Paul Pogba Masuk Ke Real Madrid

Kabar Baik untuk MU
Melunaknya sikap Barcelona terkait harga Cillessen tentu saja menjadi kabar baik untuk Manchester United. Pasalnya, raksasa Premier League tersebut memang sangar tertarik untuk bisa membeli Cillessen pada musim panas 2019 ini. United membutuhkan jasa Cillessen sebagai antisipasi kepindahan David de Gea ke PSG. Sebab, sampai sejauh ini belum ada kepastian dari David de Gea terkait masa depannya. Dia belum menerima tawaran kontrak baru yang telah disodorkan oleh klub.

Sementara itu, kontrak David de Gea hanya menyisakan durasi selama 12 bulan saja. Artinya, penjaga gawang asal Spanyol bisa pindah dengan status bebas transfer pada akhir 2019/20 mendatang. Selain United, Cillessen juga telah menarik minat sejumlah klub Eropa lain. Dua klub asal Portugal, Benfica dan Sporting Lisbon, disebut sudah menghubungi Cillessen untuk bertanya soal ketersediannya pindah klub pada musim depan.

Antonio Conte Resmi Jadi Pelatih Inter Milan

Antonio Conte Resmi Jadi Pelatih Inter Milan

Ligabolaspanyol.com – Antonio Conte telah resmi ditunjuk sebagai pelatih Inter Milan. Mantan pemain Inter Youri Djorkaeff memberikan pendapatnya tentang penunjukan Conte. Djorkaeff mengakui secara terbuka bahwa aneh melihat sosok Conte di kursi pelatih Inter Milan. Alasannya, terkait dengan tim lawan Juventus.

“Conte pelatih hebat, tapi aneh melihatnya di Inter karena dia dan citranya mewakili simbol Juventus. Saya harap dia akan membawa tim kepada kesuksesan, namun kami menunggu dan akan lihat. Inter telah kehilangan konsistensi untuk bertarung melawan Juventus,” ujarnya.

Penilaian Djorkaeff mungkin tak salah. Pasalnya, selama membesut Juve pada durasi 2011-2014, Conte mampu menghadirkan tiga scudetto plus dua titel Supercoppa. Citra kesuksesan bersama Nyonya Tua itu belum pudar hingga sekarang.

Baca juga : Alasan Pep Guardiola Sangat Optimis Pasti Menang

Ingin Rusak Dominasi Juventus
Djorkaeff menambahkan, dalam sepak bola Italia, Juventus sekarang ini berada di level berbeda, namun selalu ada cara untuk menjaga keseimbangan alias tak terus menerus terjadi dominasi. Hal senada juga diucapkan Conte. Demi profesionalisme, Conte melupakan cerita indah bersama Nyonya Tua, dan berjanji membawa Inter Milan mendobrak dominasi Juve, setidaknya dalam delapan musim terakhir di Serie A.

“Selama delapan tahun, tak ada yang menantang Juve, Inter ingin mengubah ini,” kata Conte.

Pelatih berusia 49 tahun tersebut meneken kontrak berdurasi tiga tahun, dengan nilai mencapai 9 juta euro (Rp 143 miliar) plus bonus. Antoni Conte menggantikan Luciano Spalletti yang mengantar Inter Milan lolos ke Liga Champions dalam musim beruntun. Namun, prestasi Spalletti itu tak membuat petinggi klub puas.

Alasan Pep Guardiola Sangat Optimis Pasti Menang

Alasan Pep Guardiola Sangat Optimis Pasti Menang

Ligabolaspanyol.com – Manager Manchester City atau Pep Guardiola akhir musim ini sangat percaya diri karena bagi Pep Guardiola pertandingan kemarin pasti sudah akan di menangkan oleh Manchester Citu. Namun taukah kalian apa alasan sehingg Pep Guardiola bisa sangat optimis dengan permainan Manchester City pasti akan menang. Berikut Ligabolaspanyol.com akan membahas ulasan lengkapnya dibawah ini.

Manajer Manchester City Pep Guardiola optimis bahwa ia dapat memenangkan gelar Liga Premier. Itu terungkap setelah Manchester City memenangkan kemenangan atas Leicester City. Satu gol tunggal dari Vincent Kompany dijamin kemenangan Manchester City di pertandingan minggu 27. Hasil ini membuat Citizens kembali ke puncak klasemen dengan keunggulan satu poin atas Liverpool.

Kemenangan itu membuat Pep Guardiola merasa yakin kalau timnya kembali akan mengamankan gelar Premier League pada musim ini.

“Satu pertandingan lagi dan saya yakin itu akan menjadi pertandingan yang sulit seperti hari ini. Brighton tampil bagus ketika melawan Arsenal,” ujar Guardiola.

“Namun, saya yakin kalau gelar juara sudah ada di genggaman kami. Manchester City sempat tertinggal tujuh poin dari Liverpool, jangan lupakan itu.”

“Kami harus menunjukkan performa layaknya tim juara pada saat menghadapi Brighton,” ungkap Guardiola.

Manchester City akan menjalani laga tandang pada laga pekan terakhir. The Citizens diprediksi bisa meraih hasil positif karena status Brighton yang merupakan klub papan bawah.

Baca juga : Manchester United Mengalami Kegagalan Liga Champion

3 Poin Menuju Gelar
Peluang Manchester City untuk meraih tiga poin pada laga pekan terakhir sangat besar. Hal itu dikarenakan status Brighton yang tidak pernah menang dalam sembilan laga terakhir yang mereka jalani.

Saat ini, Brighton menempati peringkat ke-17. Brighton dipastikan bertahan di Premier League pada musim mendatang. Hal itu dikarenakan poin mereka sudah tidak lagi bisa dikejar Cardiff City yang ada di peringkat ke-18.

Manchester City memiliki catatan positif setiap bertemu Brighton. Pada tiga pertemuan terakhir, The Citizens selalu meraih kemenangan atas Brighton.

Alasan Kenapa Ac Milan Bisa Naik Pringkat Lima

Alasan Kenapa Ac Milan Bisa Naik Pringkat Lima

Ligabolaspanyol.com – Banyak yang masi tidak percaya mengapa Ac Milan bisa naik sampai pringkat lima seperti sekarang. Namun Sekarang Ac milan membuktikan bahwa perjuangan tidak akan berbohong kepada hasil. Kali ini Ac Milan hanya selisi angka yang sangat tipis dengan peringkat empat. Akankah Ac Milan akan mengejarnya. Berikut ulasan lengkapnya dibawah ini.

Pelatih AC Milan Gennaro Gattuso senang setelah timnya memenangkan kemenangan atas Bologna. Rossoneri menang 2-1 dan memegang kesempatan untuk finis di empat besar. “Kami mendapat poin penting dalam pertandingan melawan Bologna.” Kami bisa mempertahankan harapan kami lolos ke Liga Champions, “kata Gattuso.

“Kami tidak berada dalam kondisi yang bagus. Jadi harus berusaha keras untuk meraih poin maksimal.”

“Para pemain marah kepada saya, karena saya membuat mereka tidak bertemu dengan keluarganya selama lima hari. Jadi saya mint mereka untuk meluapkan kemarahan dalam pertandingan.”

“Kami hanya ingin bermain sederhana dan mengindari kesalahan, itu saja kunci kemenangan AC Milan pada laga tadi,” ungkap Gattuso.

Kemenangan AC Milan atas Bologna membuat mereka naik ke peringkat kelima dengan selisih tiga poin dari Atalanta yang ada di posisi keempat. Rossoneri masih memiliki tiga laga sisa untuk berjuang meraih poin maksimal.

Baca juga : Real Madrid Kuburan Bagi Karier Bek Tengah

Perselisihan dengan Tiemoue Bakayoko
Kemenangan AC Milan atas Bologna diwarnai dengan pertikaian yang terjadi di bangku pemain pengganti Rossoneri. Gattuso sempat bertukar pendapat dengan Tiemoue Bakayoko.

Awalnya, Gattuso meminta Bakoyoko untuk melakukan pemanasan. Namun, pemain tersebut menyikapinya dengn lamban.

Akhirnya, Gattuso memilih untuk memasukkan Jose Mauri untuk menggantikan Lucas Biglia yang mengalami cedera. Hal itu membuat Bakayoko berang.

“Apa yang terjadi di bangku pemain pengganti kami adalah masalah internal AC Milan. Saya akan menyelesaikannya di ruang ganti klub, bukan di depan publik.”

“Kami menggunakan jersey yang terhormat, sudah sepantasnya ia menunjukkan rasa hormat.”

“Seorang pemain boleh saja mengatakan apa pun tentang saya. Namun, mereka harus memiliki rasa hormat untuk rekan setimnya dan menjaga atmosfer di ruang ganti,” ungkap Gattuso.

Arsenal Memiliki Harapan Masuk Final Liga Eropa

Arsenal Memiliki Harapan Masuk Final Liga Eropa

Ligabolaspanyol.com – Pertandingan kemarin yang membuat tim Arsenal sebagai sebuah kemenangan hal ini membuat Arsenal berpeluang untuk bertanding diFinal nanti. Berikut Ligabolaspanyol.com akan membahas ulasan lengkapnya di bawah ini.

Manajer Arsenal Unai Emery meyakinkan pendukungnya bahwa The Gunners kemungkinan akan terus tampil di Liga Champions musim depan. Itu membuat Arsenal serius memainkan permainan Liga Champions. Arsenal jelas tidak berhasil menduduki empat besar di klasemen Liga Premier. Itu dikonfirmasi setelah mereka bermain imbang dengan Brighton selama akhir pekan. Meskipun kecewa, Emery memastikan anak asuhnya masih berhasrat untuk mengantarkan Arsenal ke Liga Champions melalui jalur alternatif.

“Para pemain sudah mengerti fokus yang harus mereka utamakan. Mereka bisa mengubah rasa kecewa menjadi semangat yang positif,” ujar Emery.

“Kami akan memiliki mentalitas yang kuat. Kami akan mencoba untuk mengamankan gelar di Liga Europa.”

“Kami tak bisa menempati empat besar di Premier League. Jadi target kami sudah bergeser.”

“Kami akan berusaha keras untuk menjadi juara Liga Europa, dengan begitu kami akan tampil di Liga Champions musim mendatang,” ungkap Emery.

Arsenal unggul atas Valencia pada semifinal Liga Europa. Pada pertemuan pertama di Emirates Stadium, The Gunners menang dengan skor 3-1. Skor tersebut membuat Arsenal berpeluang besar untuk menembus babak final Liga Europa.

Baca juga : James Rodriguez Berpaspor Spanyol Tapi Tak Dipakai Real Madrid

Peluang Berjumpa Chelsea
Dua tiket Liga Champions tersisa di Premier League dipastikan jatuh ke tangan Chelsea dan Tottenham Hotspur. Hal itu membuat Arsenal mengalihkan fokus ke Liga Europa. Namun, Arsenal berpeluang bertemu Chelsea yang juga melaju ke babak semifinal. The Blues berhadapan dengan wakil Jerman, Eintracht Frankfurt.Jika Chelsea mampu menang pada laga semifinal, dan Arsenal menyingkirkan Borussia Dortmund, kedua klub asal Inggris itu berpeluang bertemu di final. Hal itu bisa menjadi keuntungan untuk Arsenal, karena mereka sudah mengetahui gaya bermain Chelsea, begitu juga sebaliknya.

Berikut Mengapa Manchester United Bisa Kalah

Berikut Mengapa Manchester United Bisa Kalah

Ligabolaspanyol.com – Banyak orang yang bertanya-tanya mengapa Manchester United bisa kalah dalam pertandingan ini. Kali ini Ligabolaspanyol.com akan membahas ulasan lengkapnya mengapa Manchester United bisa kalah dalam pertandingan kemarin.

Manchester United telah mengalami penurunan kinerja yang signifikan sejak pejabat klub menunjuk Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer secara permanen. Sejak itu, United hanya mampu memenangkan dua kemenangan dalam enam pertandingan yang mereka mainkan, sementara sisanya berakhir dengan kekalahan. Dunia merasakan sebaliknya bagi manajer Norwegia.

Dua kemenangan tersebut juga tidak diraih oleh Setan Merah secara meyakinkan, keduanya dengan skor 2-1 atas Watford dan West Ham United di Old Trafford. Mereka juga telah tersingkir dari kompetisi Liga Champions setelah dikalahkan dalam babak perempat final oleh Barcelona.

Berikut adalah alasan yang menyebabkan Manchester United mengalami penurunan performa yang signifikan sebulan belakangan, seperti diulas 90min.

Pertahanan Buruk
David de Gea memang dapat dianggap sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di dunia berkat konsistensi yang ditunjukkannya dalam beberapa tahun terakhir, tetapi hal itu sekaligus memperlihatkan buruknya kualitas dari lini pertahanan Manchester United. Sebagai tim yang selalu memperoleh pendapatan dan keuntungan yang besar dari berbagai sektor, melihat pemain-pemain seperti Chris Smalling dan Phil Jones masih mengisi lini pertahanan tim sekelas Manchester United adalah sesuatu yang membingungkan.

Stok Gelandang Jangkar Berkelas Minim
Pemain yang diturunkan sebagai gelandang bertahan dalam sebuah tim tidak hanya memiliki tugas untuk menjadi penghubung antara lini belakang dan depan, tetapi juga untuk membantu para pemain di lini belakang menghadapi gempuran serangan dari lawan yang mereka hadapi. Saat ini Manchester United tidak memiliki pemain berkualitas tinggi untuk mengisi posisi tersebut. Nemanja Matic sudah tidak dapat bersaing dengan lawan-lawan yang memiliki kecepatan tinggi, Fred dan Scott McTominay masih harus beradaptasi, sementara Ander Herrera nampak akan meninggalkan Old Trafford pada akhir musim.

Baca juga : 3 Pemain Bergaji Besar yang Harus Dilego Cepat Barcelona

Terlalu Bergantung pada Marcus Rashford dan Anthony Martial
Memiliki pemain-pemain di lini depan yang dapat mengacaukan pertahanan lawan mereka dengan pergerakan berkecepatan tinggi merupakan aset yang berharga bagi tim manapun, tak terkecuali bagi United yang memiliki Marcus Rashford dan Anthony Martial. Tetapi kedua pemain tersebut juga memiliki batasan yang perlu ditutupi oleh rekan-rekan mereka, dan ketergantungan yang dirasakan oleh Setan Merah terhadap Rashford dan Martial saat ini justru menghambat mereka untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Taktik Solskjaer Monoton
Penerapan taktik yang tepat adalah sebagian kunci untuk menentukan peluang bagi sebuah tim untuk meraih kemenangan dalam pertandingan yang mereka jalani. Persiapan jelang pertandingan dan reaksi saat laga itu berlangsung, menjadi dua aspek yang harus diperhatikan oleh setiap pelatih. Sejauh ini Ole Gunnar Solskjaer belum mampu menunjukkan penerapan yang maksimal dari dua aspek tersebut, dan masih perlu waktu untuk mengembangkan kemampuannya sebagai seorang pelatih.

Kontrak Permanen yang Terlalu Buru-buru
Sejak menggantikan posisi Jose Mourinho dengan kapasitas interim pada Desember 2018, Ole Gunnar Solskjaer menjalani 19 pertandingan di seluruh kompetisi dan mampu meraih 14 kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan. Hal itu membuat manajemen Manchester United memberikannya kontrak permanen dengan durasi tiga tahun, keputusan yang diambil berdasarkan suasana di dalam klub saat itu dan reaksi dari para pendukung. Tetapi saat ini keputusan tersebut terlihat diambil terlalu cepat. Ekspektasi yang tinggi yang tidak sesuai dengan kualitas skuat menyebabkan adanya penurunan performa yang langsung membuat kualitas Solskjaer diragukan.

Hal Menarik Mengapa Barcelona Bisa Kalah Dengan Liverpool

Hal Menarik Mengapa Barcelona Bisa Kalah Dengan Liverpool

Ligabolaspanyol.com – Banyak pengemar Barcelona yang bertanya-tanya mengapa Barcelona bisa kalah dalam pertandingan sewaktu di kandang Liverpool. Pada saat bermain di kandang sendiri Barcelona hasil skor 3-0 namun saat bermain di kandang Liverpool Barcelona terpuruk menjadi 4-0. Banyak pengemar yang berfikir ini adalah permainan mafia atau sebagainya. Namun kali ini ligabolaspanyol.com akan membahas ulasan lengkapnya dibawah ini.

Para pemain Barcelona menunjukkan reaksi yang harmonis: mereka membungkuk dan berjalan tanpa bisa melakukan apa pun; Ini terjadi setelah Barcelona ditangkap oleh Liverpool dengan skor 0 – 4, di Stadion Anfield, Selasa (7/5/2019) atau Rabu (8/5/2019) dini hari. Kekalahan itu berarti bahwa Barcelona tidak memasuki babak final setelah kalah agregat 3 – 4. Empat gol datang dari Divock Origi (7 ‘, 79’) dan Georginio Wijnaldum (54 ‘, 56’), sedangkan pimpinan Barcelona di babak pertama menguap.

Kegagalan Barcelona membuat seluruh Barcelonistas seperti merasakan deja vu. Maklum, pada musim lalu, Barcelona juga tersungkur dengan cara yang nyaris sama, yakni unggul selisih 3 gol pada pertemuan pertama, lalu terkapar pada perjumpaan kedua kontra AS Roma.

Tak heran jika reaksi para pemain Barcelona menunjukkan penyesalan. Gelandang Barcelona, Sergio Busquets langsung mengirim ucapan berfrasa meminta maaf atas kepulangan mereka yang membawa duka.

Berikut ini beberapa catatan buruk yang menjadi pelengkap penderitaan Barcelona di markas Liverpool:

Baca juga : Manchester United Mengalami Kegagalan Liga Champion

Fakta-Fakta Negatif
Barcelona tercatat tiga kali tersingkir dari empat laga terakhir di fase semifinal Liga Champions.

Kekalahan 0-4 dari Liverpool membuat Barcelona merasakan kekalahan terbesar dari tim asal Inggris di pentas kompetisi antarklub Eropa.

Takluk di markas Liverpool membuat Barcelona merasakan satu di antara kekalahan terbesar sepanjang sejarah klub. Sebelumnya, mereka kalah 0-4 dari AC Milan (1994), Dynamo Kiev (1997), Bayern Munchen (2013) dan PSG (2017).

Barcelona gagal memertahankan catatan manis saat melawat ke markas Liverpool. Pada dua lawatan terakhir, mereka unggul 3-1 (November 2001( dan 1-0 (Maret 20017).

Ikon Barcelona, Lionel Messi tak pernah mencetak gol lagi pada laga away di Liga Champions sejak merobek jala PSG pada April 2013.

Luis Suarez tak mencetak gol pada 18 laga away terakhir.

Barcelona menjadi tim pertama sepanjang sejarah Liga Champions yang tersingkir secara beruntun alias back to back ketika mereka mendapat benefit minimal selisih 3 gol pada leg 1.