Real Madrid Kuburan Bagi Karier Bek Tengah

Real Madrid Kuburan Bagi Karier Bek Tengah

ligabolaspanyol.com – Real Madrid Kuburan Bagi Karier Bek Tengah, Mantan pemain Real Madrid, Pepe, memberi komentar menarik bernada mengejek tentang mantan timnya tersebut. Ia menyebut Real Madrid adalah kuburan bagi para bek-bek terbaik dunia.

Pepe bergabung dengan Real Madrid pada 2007. Ia dibeli dari FC Porto dengan mahar 30 Juta euro, sekaligus menjadi harga mahal bagi bek saat itu. Bek Timnas Portugal itu menghabiskan 10 tahun karier di sana. Ia membuat 300 penampilan bagi Real Madrid dan memenangkan banyak gelar prestisius, sebelum pergi meninggalkan Bernabeu pada 2017.

Baca juga : James Rodriguez Berpaspor Spanyol Tapi Tak Dipakai Real Madrid

Pepe mengklaim, Porto merupakan tim yang sangat berpengaruh dalam keberhasilan kariernya. “Porto selalu mampu meningkatkan setiap pemainnya karena klub ini sangat menuntut,” buka Pepe kepada situs resmi UEFA.

Pepe mengakui mulai dilirik sebagai bek terbaik dunia ketika bermain di Real Madrid. Namun ia menyebut, Los Blancos bukan klub yang ‘ramah’ untuk seorang bek. “Porto mempersiapkan saya dengan sangat baik dan proses ini tidak terdeteksi di Spanyol,” tegasnya.

Ia bercerita, setelah itu pindah ke Real Madrid, klub yang cukup dikenal sebagai kuburan bagi para bek tengah. Pepe sadar, Real Madrid memiliki banyak bek sentral yang luar biasa yang menelan kegagalan di sana. Pepe juga menyebut selama bermain untuk Real Madrid, ia berhasil membuktikan sebagai satu di antara bek terbaik di dunia.

Ia menyebut bisa melakukan itu semua berkat didikan dari Porto. “Saya datang dari Liga yang dinilai banyak orang tidak sekompetitif liga-liga lain di Eropa. Namun saya berhasil bermain selama 10 tahun di Madrid dan memenangkan banyak trofi juara.” ungkap Pepe..

James Rodriguez Berpaspor Spanyol Tapi Tak Dipakai Real Madrid

James Rodriguez Berpaspor Spanyol Tapi Tak Dipakai Real Madrid

ligabolaspanyol.com – James Rodriguez Berpaspor Spanyol Tapi Tak Dipakai Real Madrid, Real Madrid memutuskan tak ingin mendatangkan James Rodriguez. Kabar tersebut mengejutkan, karena James Rodriguez sudah memiliki paspor Spanyol. Seharusnya, hal tersebut bisa memudahkan Real Madrid memaksimalkan kemampuan gelandang berkebangsaan Kolombia tersebut.

James Rodriguez tak lagi berstatus pemain asing jika bergabung dengan Real Madrid. Saat ini, klub yang berlaga di La Liga Spanyol hanya boleh merekrut tiga pemain asing non Eropa. Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane tak tertarik mendatangkan James kembali.

Baca juga : 3 Pemain Bergaji Besar yang Harus Dilego Cepat Barcelona

Beberapa media di Spanyol mengungkapkan, sejak dulu Zidane kurang sreg dengan permainan James. Hal itu pula yang membuat James Rodriguez hengkang dari Real Madrid pada 2017. Puncaknya terjadi saat James sama sekali tak masuk skuat di final Liga Champions 2017.

Kehadiran kembali James di Real Madrid dirasa semakin tak mungkin. Hal Itu mennyusul bakal hadirnya Eden Hazard yang punya posisi sama dengan James Rodriguez. Walhasil, ia harus mencari klub lain setelah masa peminjamannya di Bayern Munchen berakhir.

Pelatih FC Hollywood, Niko Kovac tak akan memertahankan sang gelandang stylish tersebut. Kabar beredar, Juventus siap menampung James Rodriguez. Bianconeri masih mendapatkan tempat bagi pemain asal Kolombia ini dibanding Real Madrid. Opsi ini lebih terbuka ketimbang James main di Liga Inggris. Belum ada klub Inggris yang menyataan minat dengan James Rodriguez.

3 Pemain Bergaji Besar yang Harus Dilego Cepat Barcelona

3 Pemain Bergaji Besar yang Harus Dilego Cepat Barcelona

ligabolaspanyol.com – 3 Pemain Bergaji Besar yang Harus Dilego Cepat Barcelona, Barcelona dikenal sebagai klub yang ambisius dalam mendatangkan pemain-pemain terbaik dunia. Mereka tidak akan ragu melakukan yang mereka bisa untuk mendatangkan target mereka.

Sudah bukan rahasia lagi kalau Barcelona bisa mengeluarkan banyak uang untuk merekrut satu pemain saja. Selain biaya transfer yang besar, mereka juga memberikan gaji yang fantastis sehingga sulit bagi pemain mana pun untuk menolaknya.

Namun, gaji yang besar ini seringkali menjadi bumerang bagi tim Catalan. Mereka sering membayar mahal pemain yang hanya menghabiskan waktunya sebagai penghangat bangku cadangan di klub.

Baca juga : Diego Costa Terancam Sanksi 12 Laga Karena ini

Barcelona tentunya harus melakukan evaluasi terhadap para pemain yang mendapat gaji besar di klub. Mereka yang performanya sangat mengecewakan tentu saja harus dilepas di bursa transfer berikutnya.

Barcelona mengeluarkan 100.000 pounds setiap minggu untuk pemain Brasil yang hanya bermain selama 30 menit di Liga Champions dan 250 menit di La Liga musim ini.

Malcom sebenarya cukup produktif untuk tim Catalan meskipun kesempatan bermainnya sangat minim. Dia sudah mencetak empat gol dan membuat 2 assist dari 5 penampilan sebagai starter di semua kompetisi. Terlepas dari penampilannya yang menjanjikan, ia tampaknya tidak masuk dalam rencana Ernesto Valverde.

Malcom tidak diragukan lagi punya bakat untuk menjadi salah satu pemain sayap terbaik di Eropa. Namun, dia mungkin belum bisa bersaing di level Barcelona.

Ernesto Valverde baru-baru ini memberinya kesempatan bermain yang lebih banyak tetapi karir mantan pemain Bordeaux di Camp Nou akan terancam lagi jika Ousmane Dembele pulih sepenuhnya dari cedera. Sebaiknya Barcelona berpisah dengan sang pemain pada musim panas.

Pemain Chile itu merupakan pemain Barcelona lainnya yang gajinya dipertanyakan. Vidal sudah melewati usia 30 tahun ketika dia pindah ke Camp Nou setahun lalu, tetapi tim Catalan memutuskan untuk memberinya gaji sebesar 165.000 pounds per minggu.

Gaji Vidal termasuk yang tertinggi di Barcelona dan bahkan sudah melampaui gaji pemain yang tak tersentuh di klub seperti Marc Ter Stegen. Semua orang menyadari kemampuan Vidal karena ia tampil sangat baik untuk Juventus dan Bayern Munchen.

Namun, Vidal kesulitan membuat dampak yang besar di Camp Nou sepanjang musim. Dia baru sekali menjadi starter di Liga Champions dan cukup sering dimainkan oleh Ernesto Valverde di La Liga.

Karier Vidal di Barcelona bisa berakhir ketika Frenkie De Jong tiba pada musim depan. Karenanya, Vidal tidak layak menerima gaji yang besar dan harus dilepas oleh klub.

Cerita Paul Pogba Nyaris Berkostum Barcelona

Cerita Paul Pogba Nyaris Berkostum Barcelona

ligabolaspanyol.com – Cerita Paul Pogba Nyaris Berkostum Barcelona, Paul Pogba sempat menjadi properti panas pada bursa transfer pemain musim panas 2018. Kini, jelang musim berakhir, ia terus digosipkan bakal pergi dari Manchester United. Beredar isu, Paul Pogba sudah diincar dua tim raksasa Spanyol, Barcelona dan Real Madrid.

Faktor kehebatan Paul Pogba menjadi magnet bagi Barcelona. Hal tersbeut diakui Presiden Barcelona, Joseph Maria Bartomeu seperti dilansir media Spanyol, AS. Menurutnya, Barcelona sempat mendekatinya sebelum bergabung dengan Manchester United pada 2016.

Baca juga : Real Madrid Kuburan Bagi Karier Bek Tengah

“Pada musim panas 2015 lalu, Paul Pogba masih bermain di Turin dan kami bicara kepada Juventus kalau suatu saat dia ingin menjual pemain itu, kami sangat tertarik. Ketika mereka menjual pemain itu, mereka memberitahu kami berawa harga yang ditawarkan dan kami tidak bisa memenuhinya saat itu,” kata Bartomeu.

Diincar Real Madrid
Selain Barcelona, Paul Pogba menjadi target buruan utama Real Madrid. Keberadaan Zinedine Zidane bersama Los Blancos menambah gencar rumor ini. Sebab pria asal Prancis itu telah tertarik kepada Pogba sejak menangani Real Madrid.

Ketertarikan Zidane sudah bukan rahasia lagi. Mantan pemain Juventus itu pernah melontarkan hal itu kepada publik. “Saya sangat menyukai Pogba. Ini bukanlah hal yang baru. Saya mengenalnya secara personal. Dia pemain yang berbeda. Dia membawa sesuatu kepada tim dan tidak banyak yang seperti itu,” beber Zidane.

Paul Pogba juga memberikan sinyal yang sama dengan menyebut Madrid sebagai tim impian. “Seperti yang saya katakan, Real Madrid merupakan mimpi setiap pemain,” katanya. Komentar tersebut membuat sinyal kepindahannya dari Manchester United semakin besar.

Diego Costa Terancam Sanksi 12 Laga Karena ini

Diego Costa Terancam Sanksi 12 Laga Karena ini

ligabolaspanyol.com – Diego Costa Terancam Sanksi 12 Laga Karena ini, Diego Costa, terancam sanksi berat setelah diduga menghina ibu wasit Jesus Gil dalam pertandingan La Liga antara Barcelona melawan Atletico Madrid pada Minggu (7/4/2019) dini hari WIB. Costa pun mendapatkan kartu merah langsung usai memprotes wasit Jesus Gil terlalu keras pada menit ke-28.

Tak hanya melontarkan protes, Diego Costa diketahui juga mencak-mencak di depan muka wasit. Kata-kata yang keluar dari mulut Costa saat itu dinilai sangat tidak pantas.

Striker asal Spanyol itu juga terlihat menyentuh wasit dan memegangi lengan wasit saat akan mengacungkan kartu kuning ke arah Diego Godin dan Jose Gimenez, yang merupakan bagian dari insiden kartu merah tersebut.

Baca juga : Cerita Paul Pogba Nyaris Berkostum Barcelona

Atas protes dan kata-kata kasar yang dikeluarkan pada wasit, Costa bisa dihukum dua atau tiga pertandingan. Namun, mengingat dia juga memegang lengan wasit, ada hukuman lebih berat menanti.

Media Spanyol AS menuliskan pemain berdarah Brasil itu bisa dihukum mulai dari 4 sampai 12 pertandingan. Semua akan bergantung pada komite disiplin LaLiga dan wasit Jesus Gil Manzano sudah menulis aksi Diego Costa memegang lengannya ke dalam laporan pertandingan.

Dalam laporannya ke pengawas pertandingan, Jesus Gil membenarkan sudah terjadi insiden di babak pertama yang melibatkan dirinya dengan Diego Costa. Costa disebutnya tidak sepakat dengan keputusan yang diambilnya.

“Pada menit ke-28 pemain nomor 19 Da Silva Costa, Diego, diusir menyusul alasan ini: dia datangi saya dengan suara keras, bila: “saya akan buang air di depan ibu pelacurmu, saya akan buang air di depan ibu pelacurmu!” bunyi laporan Jesus Gil.

Ada kemungkinan dua pasal yang menjerat Costa yaitu pasal 94 dan 117 kode disiplin liga. Jika terjerat pasal 94, Costa bisa disanksi 12 laga.

Sedangkan jika dijerat pasal 117, Costa hanya akan disanksi dua atau tiga laga. Dua pasal ini untuk satu pelanggaran yang dilakukan Costa: ucapan kasar.