Demi Boyong Mane, Madrid Siap Lepas Varane ke Liverpool

Demi Boyong Mane, Madrid Siap Lepas Varane ke Liverpool

ligabolaspanyol.com – Demi Boyong Mane, Madrid Siap Lepas Varane ke Liverpool, Raksasa La Liga, Real Madrid dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk menawarkan Raphael Varane kepada Liverpool agar mau melepas Sadio Mane pada bursa transfer musim panas mendatang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mane kabarnya menjadi salah satu target utama Madrid musim panas nanti. Penampilan impresif yang diperlihatkan pemain 26 tahun itu bersama Liverpool membuat Los Blancos kepincut

Adalah bos anyar Real Madrid, Zinedine Zidane yang mendesak klubnya untuk menggaet Mane. Zidane diketahui merupakan penggemar bomber asal Senegal itu sejak lama.

Baca juga : Nelangsa Keylor Navas, Sempat Menderita di Bawah Santiago Solari

Siap Relakan Varane
Dilansir The Guardian, demi memuluskan usaha mereka mendapatkan tanda tangan Mane, Madrid diklaim bersedia untuk merelakan Varane pergi ke Anfield.

Di sisi lain, Varane yang masih memiliki kontrak hingga 2022 mendatang disebut-sebut sudah memiliki rencana untuk hengkang dari Santiago Bernabeu pada akhir musim ini.

Varane merasa kecewa dengan apa yang diraih oleh Madrid pada musim 2018/19. Madrid gagal bersaing di La Liga dan Copa del Rey. El Real juga harus tersingkir dari ajang Liga Champions.

Dikaitkan dengan MU
Varane sendiri sebelumnya sempat diklaim ingin pindah ke klub raksasa Premier League lainnya, Manchester United. Di sisi lain, Setan Merah juga menginginkan servis pemain 25 tahun tersebut.

Manajer United, Ole Gunnar Solskjaer mempunyai impian untuk membawa pemain yang memberi gelar juara Piala Dunia 2018 pada timnas Prancis tersebut ke Old Traffrod.

Bahkan, demi memboyong Varane, United diyakini telah menyiapkan dana besar. United punya dana belanja senilai 200 juta euro. Sebagian dana tersebut akan dipakai untuk membeli Varane dari Real Madrid.

Nelangsa Keylor Navas, Sempat Menderita di Bawah Santiago Solari

Nelangsa Keylor Navas, Sempat Menderita di Bawah Santiago Solari

ligabolaspanyol.com – Nelangsa Keylor Navas, Sempat Menderita di Bawah Santiago Solari, Kiper Real Madrid, Keylor Navas membongkar situasi tim beberapa bulan terakhir saat Madrid masih dilatih oleh Santiago Solari. Dia mengaku sempat terasingkan dari skuat dan merasa tidak akan lagi mendapatkan kesempatan untuk bermain.

Musim ini Navas memang mendapatkan saingan berat ketika Madrid mendatangkan Thibaut Courtois. Dua kiper hebat dalam satu tim selalu berarti salah satu dari mereka wajib mengalah dan lebih banyak dicadangkan.

Hal inilah yang terjadi pada Navas pada masa kepelatihan Santiago Solari. Dia merupakan kiper utama Madrid yang membawa Los Blancos menjuarai Liga Champions, tapi Navas dihadiahi dengan bangku cadangan.

Kini, bersama Zinedine Zidane, Navas boleh sedikit optimistis..

Baca juga : Perasaan Vinicius dilatih Santiago Solari dengan Zinedine Zidane

Merasa Tidak Akan Bermain
Semasa dilatih Solari, Navas bahkan pernah merasa dia tidak akan pernah bermain meski berjuang maksimal di sesi latihan. Namun, sebagai profesional dia selalu berusaha memberikan yang terbaik.

“Saya pernah memiliki firasat bahwa apa pun yang saya lakukan di sesi latihan, saya tetap tidak akan bermain,” ujar Navas kepada El Partidazo di COPE.

“Namun, saya selalu bersikap profesional dan termotivasi untuk melakukan banyak hal sebaik mungkin, sebab saya merasa bangga.”

Kehadiran Zidane
Pada laga pertama Zinedine Zidane sebagai pelatih Madrid akhir pekan lalu, Navas jadi kiper utama ketika Madrid mengalahkan Celta Vigo 2-0. Dia merasa sangat emosional ketika melihat namanya di starting line-up.

“Saya memiliki kontrak dan saya ingin terus bermain di Madrid. Saya telah memberikan segalanya untuk klub ini dan saya akan terus melakukan itu selama saya di sini, tetapi saya tidak mau melewati tahun buruk seperti ini lagi.”

Soal jadi pilihan utama pada laga vs Celta: “Saya merasa sangat emosional ketika saya melihat nama saya di starting eleven,” tutupnya.

Messi Melarang Barcelona Rekrut Tagliafico

Messi Melarang Barcelona Rekrut Tagliafico

ligabolaspanyol.com – Messi Melarang Barcelona Rekrut Tagliafico, Bintang Barcelona, Lionel Messi dikabarkan melarang klubnya untuk memboyong bek Ajax Amsterdam sekaligus rekannya di Timnas Argentina, Nicolas Tagliafico.

Usai tampil impresif bersama Banfield dan Independiente di Argentina, Tagliafico digaet Ajax pada Januari 2018 lalu. Bek 26 tahun itu pun langsung menjadi andalan di skuat Ajax.

Tagliafico menunjukkan penampilan memikat ketika membawa Ajax menyingkirkan Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions beberapa waktu lalu. Tagliafico pun kabarnya menjadi incaran beberapa klub top Eropa.

Baca juga : Demi Boyong Mane, Madrid Siap Lepas Varane ke Liverpool

Messi Lakukan Veto
Dilansir Don Balon, salah satu klub yang berminat merekrut Tagliafico adalah Barcelona. Klub Catalan itu diyakini akan berusaha menggaet sang bek kiri pada musim panas mendatang.

Namun upaya Barca mendekati Tagliafico kabarnya ditentang oleh Messi. La Pulga diklaim telah mendesak agar klubnya tak memboyong Tagliafico.

Messi disebut tak percaya bahwa Tagliafico sudah berada di level yang tepat untuk bisa tampil apik bersama Barcelona. Messi memang kerap menuntut agar Barca hanya merekrut pemain dengan level tertinggi.

Ketertarikan Real Madrid
Selain Barca, Tagliafico kabarnya juga diminati oleh Real Madrid. Klub ibu kota Spanyol itu berniat memboyong Tagliafico guna menggantikan Marcelo yang kemungkinan besar bakal pergi.

Ketertarikan Madrid terhadap Tagliafico pun dibenarkan oleh sang agen, Ricardo Schlieper. Meski demikian, Schlieper menolak menyebutkan nama tim yang berminat menggaet kliennya.

“Tim manakah mereka? Yang bisa saya katakan adalah di antara mereka, ada tim raksasa Spanyol. Bisa dikatakan, saya rasa inilah waktu yang tepat bagi Tagliafico untuk naik level,” tandasnya.

Perasaan Vinicius dilatih Santiago Solari dengan Zinedine Zidane

Perasaan Vinicius dilatih Santiago Solari dengan Zinedine Zidane

ligabolaspanyol.com – Perasaan Vinicius dilatih Santiago Solari dengan Zinedine Zidane, Penyerang muda Real Madrid, Vinicius Junior menjalani musim pertama yang cukup impresif bersama Los Blancos. Belum semusim, dia sudah mengalami berlatih di bawah tiga pelatih berbeda: Julen Lopetegui, Santiago Solari, serta Zinedine Zidane.

Sebagai pemain muda, pengalaman tersebut tentu cukup sulit diterima. Vinicius masih perlu waktu beradaptasi dan menemukan perannya di skuat Madrid. Dia merasa sejauh ini semuanya berjalan baik.

Semasa dilatih Santiago Solari, Vinicius terbilang menghidupi mimpinya. Meski didaftarkan sebagai bagian dari tim Castilla, dia beberapa kali mendapatkan kesempatan bermain bersama tim inti.

Kini, di era Zidane, Vinicius mungkin harus berjuang lagi mendapatkan kepercayaan pelatih, terlebih karena saat ini dia sedang cedera

Baca juga : Barcelona Ingin Mendatangkan De Ligt

Kepercayaan Solari
Vinicius mengaku sangat berterima kasih pada Santiago Solari. Dia bisa mendapatkan menit bermain bersama Solari, juga mendapatkan banyak pengalaman berharga untuk mengembangkan kemampuannya.

“Solari memberi saya kesempatan untuk bermain, untuk melakukan pekerjaan saya, dan saya lebih menyukai dia,” ungkap Vinicius kepada Cadena SER.

“Dia berkata pada saya bahwa jika saya bermain baik di Castilla, saya akan bermain di tim utama.”

“Lalu, ketika saya tiba di tim utama, dia memberi saya kesempatan yang dia janjikan,” sambungnya.

Zidane
Sekarang, Vinicius mengaku Zidane adalah pelatih yang sangat berbeda dari Solari. Setiap kali Zidane berbicara, pemain Madrid mendengarkannya sungguh-sungguh dan mereka ingin memberikan kemampuan terbaik untuk legenda Madrid itu.

“Saya sudah melihat video-video Zidane sebagai pemain dan dia luar biasa.”

“Casemiro berkata pada saya bahwa ketika Zidane berbicara, dia merasa sedikit grogi,” lanjut Vini.

“Cara bicara Zidane cukup berbeda jika dibandingkan dengan Solari. Dia adalah legenda, dia memenangkan segalanya dan dia spesial.”

Barcelona Ingin Mendatangkan De Ligt

Barcelona Ingin Mendatangkan De Ligt

ligabolaspanyol.com – Barcelona Ingin Mendatangkan De Ligt, Barcelona disebut berada dalam urutan paling depan untuk mendatangkan bek muda Ajax Amsterdam, Matthijs de Ligt. Blaugrana ingin memperkuat pertahanan mereka dan melihat De Ligt sebagai calon menjanjikan.

Sebagai klub besar, Barca tentu terus berusaha mengembangkan potensi skuatnya di setiap musim. Juara La Liga ini sudah dipastikan mendapatkan pemain muda Ajax lainnya, Frenkie de Jong.

Pun demikian, masalah Barca di lini pertahanan tampaknya masih belum terpecahkan. Mereka memang sudah membeli sejumlah bek seperti Samuel Umtiti, Clement Lenglet, juga Jeison Murillo sebagai opsi bek tengah, tapi itu semua masih belum cukup.

Raksasa Catalan ini dikabarkan penasaran dengan kemampuan De Ligt.

Baca juga : Messi Melarang Barcelona Rekrut Tagliafico

Umtiti Doyan Cedera
Mengutip ESPN FC, Barca mengejar De Ligt lantaran kondisi Samuel Umtiti yang doyan cedera. Presiden Barca, Josep Maria Bartomeu meyakini inilah saat yang tepat untuk memulai transisi posisi bek.

Langkah ini merupakan langkah preventif sebelum performa Gerard Pique menurun lantaran dimakan usia. Pique memang masih hebat, tetapi Barca perlu regenerasi skuat.

Musim ini duet Pique-Umtiti nyaris tak terkalahkan. Namun, Barca masih punya masalah serius ketika mereka tampil di bawah standarnya. Umtiti doyan cedera, Pique mulai uzur, sedangkan Lenglet masih belum beradaptasi.

Pesona De Ligt
Keputusan Barca mengejar De ligt juga tidak bisa diremehkan. Meski masih muda, De Ligt sudah dipercaya sebagai kapten ajax. Dia merupakan pemain termuda yang pernah menjabat sebagai kapten tim.

De Ligt sudah lama diperhatikan tim-tim top Eropa sejak beberapa tahun lalu. Dia nyaris sempurna sebagai bek tengah. Dia tenang, dewasa, juga mampu mendongkrak mentalitas tim sebagai pemimpin.

Performanya di Ajax musim ini juga semakin impresif, yang membuatnya diincar klub-klub besar seperti Juventus, PSG, juga Bayern Munchen. Sebab itu, Barca ingin segera mengamankan jasa De Ligt sebelum dia termakan rayuan klub lain

Madrid Menang Dua Kali Penalti Atas Levante 2-1

Madrid Menang Dua Kali Penalti Atas Levante 2-1

ligabolaspanyol.com – Laga sengit yang di tunjukan Real Madrid saat melawan Levante, akhirnya Real madrid berhasil mengalahkan Levante 2-1, meskipun berkat dua kali penalti.

Jalannya pertandingan

Kemenangan pada akhirnya didapat Los Merengues setelah Gareth Bale menjebol gawang tuan rumah di menit 78. Gol itu datang juga dari eksekusi penalti, yang diprotes pemain Levante karena dinilai kontroversial.

Insiden pertama dalam laga ini datang di menit 21, saat Levante mengklaim penalti. Morales jatuh di dalam kotak penalti Madrid saat dia terlihat ditarik oleh Carvajal dalam perebutan bola. Namun wasit menyatakan tak ada pelanggaran.

Tiga menit berselang Levante menciptakan peluang terbaiknya. Dari tendengan sudut, bola melambung ke tiang jauh setelah mengenai kepala Pier. Di sana Marti datang untuk mengarahkan bola ke gawang. Malang buatnya, si kulit bundar hanya mengenai tian gawang.

Baca juga : Atletico Kalahkan Villarreal 2-0

Tekanan ke Madrid berlanjut saat sepakan Pier dari dalam kotak penalti melayang tipis di atas gawang Thibaut Courtois.

Madrid membalas mengancam saat membangun serangan balik cepat, namun upaya ini berakhir dengan sepakan Toni Kroos yang terlalu lemah. Tak sampai semenit kemuidan, Vinicius Jr berhasil mencuri bola dari kaki pemain Levante tak jauh dari kotak penalti. Dia berhasil melewati satu pemain, tapi saat tinggal berhadapan dengan kiper aksinya terhenti.

Di menit 42 wasit menghukum penalti Levante setelah Luna mengangkat tangan untuk melindungi wajah dari bola hasil tendangan Luka Modric. Keputusan ini diambil wasit setelah mendapat bantuan dari VAR.

Karim Benzema yang menjadi eksekutor melakukan tugasnya dengan baik. Madrid unggul 1-0.

Levanet nyaris mencetak gol penyama di menit 44. Menerima umpan terobosan yang membelah pertahanan Madrid, tendangan Rochina membuat Coiurtoius mati langkah. Tapi bola yang dia tendang hanya membentur tiang gawang.

Levante tampil agresif di awal babak kedua. Peluang langsung mereka buat saat laga masih berumur satu menit. Courtois melakukan penyelamatan dengan menghalau menggunakan kaki kanannya sepakan Roger Marti dari dalam kotak penalti.

Di menit 55 Madrid dapat tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Levante. Bola yang diangkat ke kotak penalti ditaduk Benzwma, tapi arahnya masih tipis melayang di atas sasaran.

Levante berhasil mencetak gol penyama di menit 60. Morales berhasil menusuk di sisi kiri pertahanan Madrid dan mengirim bola ke kotak penalti. Di sana Marti berhasil memenangi duel dengan Raphael Varane untuk mengarahkan bola ke tiang jauh.

Memasuki menit 71 Vincius punya peluang emas membuat Madrid kembali unggul, namun dia gagal melewati kiper dalam posisi satu lawan satu. Madrid akhirnya kembali unggul di menit 78 melalui penalti Bale.

Wasit menunjuk titik putih untuk kali kedua setelah Doukoure dianggap melakukan pelanggaran terhadap Casemiro. Tayangan ulang menunjukkan kontak antara kedua pemain sebenarnya minim, namun wasit tetap menunjuk titik penalti setelah menyaksikan VAR.

Jelang laga tuntas, Madrid kehilangan satu pemain karena Nacho menerima kartu kuning kedua. Tak lama berselang wasit juga memberi kartu merah pada Rochina, yang sebenarnya sudah berada di bench usai diganti beberapa menit sebelumnya.

Meski Levante unggul jumlah pemain, mereka gagal menyamakan kedudukan untuk kali kedua. Real Madrid pun pulang membawa kemenangan.

Susunan Pemain:

LEVANTE: Fernandez, Cabaco, Vezo, Pier, Simon, Rochina (’60 Cheick Doukoure), Campana, Bardhi (’89 Nikola Vukcevic), Luna, Roger (’73 Raphael Dwamena), Morales

REAL MADRID: Courtois, Carvajal, Nacho, Varane, Marcelo, Modric, Kroos (’69 Federico Valverde), Vazquez, Benzema (’74 Gareth Bale), Vinicius (’83 Marco Asensio)

Atletico Kalahkan Villarreal 2-0

Atletico Kalahkan Villarreal 2-0

ligabolaspanyol.com – Gol Atletico berkat gol perdana Alvaro Morata. Pertandingan yang berlangsung secara sengit dan berlihat penguasaan bola masing masing tim yang nyaris berimbang itu berakhir dengan 2-0 atas Villareal.

Tim tamu mengancam lebih dahulu di menit ke-10. Bola tendangan gawang Sergio Asenjo mampu disambut oleh Carlos Bacca yang memberikan umpan ke Karl Toko Ekambi yang tak terkawal. Sepakannya masih mampu dibendung Jan Oblak dengan kaki.

Tak ingin tinggal diam, Atletico giliran menekan. Mereka hampir membuka keunggulan pada menit ke-23.

Baca juga : Mencetak Gol ,Bale Tidak Cukup Senang

Aksi Saul tak mampu dihalau dengan sempurna oleh lini belakang Villarreal. Bola jatuh di depan Alvaro Morata yang langsung melepas tendangan voli. Namun upaya ini mampu ditepis oleh Asenjo.

Di menit ke-31, Morata tak lagi membuang peluang. Ia membuka keunggulan tuan rumah lewat tendangan first time memanfaatkan umpan Filipe luis dari sisi kiri. Setelah tertinggal respon cepat berusaha dihadirkan Villarreal. Dua menit berselang Kapal Selam Kuning nyaris menyamakan kedudukan.

Umpan silang Alfonso Pedraza mampu menemui kepala Mario Gaspar. Namun sundulan kapten Villarreal ini masih mengarah tepat ke Oblak, Skor 1-0 untuk keunggulan Los Rojiblancos bertahan hingga jeda babak pertama.

Di awal babak kedua, laga berlangsung ketat sehingga minim peluang yang lahir. Ancaman berbahaya baru tercipta pada menit ke-60 lewat Diego Costa. Melalui sebuah serangan balik, pemain yang baru masuk menggantikan Morata ini terbebas dari jebakan offside. Saat Costa tinggal berhadapan dengan Asenjo, Alvaro Gonzalez dengan cepat melakukan tekel untuk menghalau bola.

Peluang kembali di dapat oleh Costa saat laga memasuki menit ke-77. Tendangan jarak jauhnya deras mengarah ke gawang Villarreal. Asenjo tak sempurna menangkapnya, tapi bola liar tak mampu dimanfaatkan Griezmaan.

Tim tamu yang memburu gol penyama kedudukan mulai meningkatkan tekanannya saat laga menyisakan 10 menit. Tapi keputusan ini harus dibayar mahal. Saul menggandakan keunggulan Atletico di menit ke-87 memanfaatkan renggangnya penjagaan lini belakang tim tamu. Ia menyambut umpan jauh Costa lewat sepakan chip yang memperdayai Asenjo.

Gol ini menjadi gol penutup di laga ini sekaligus memastikan skuat Diego Simeone menang 2-0.

Tambahan tiga angkan membuat Atletico Madrid terus menempel Barcelona yang memuncaki klasemen. Los Rojiblancos kini mengumpulkan 50 angka tertinggal tujuh angka dari Blaugrana.

Sementara bagi Villarreal kekalahan di markas Atletico membuat mereka gagal keluar dari zona degradasi. Anak asuhan Javier Cellaja tertahan di posisi ke-17 dengan 23 poin.

Mencetak Gol ,Bale Tidak Cukup Senang

Mencetak Gol ,Bale Tidak Cukup Senang

ligabolaspanyol.com – Bale tanpa celebrasi gol. Setelah Real Madrid mencetak gol melalui pinalti atas kemanangan dari Levante. Usai memberikan gol tersebut, Bale justru terlihat tidak senang.

Usai menceploskan bola ke dalam gawang dari titik putih, Bale tak terlihat senang. Dia kemudian membuat gerakan tubuh menolak ajakan Lucas Vasquez yang ingin merayakan gol itu bersama-sama.

Baca juga : Barcelona Masih Dipuncak Klasemen Liga Spanyol

Bale menerima ajakan tos dari rekan-rekannya. Cuma itu perayaan gol yang dia lakukan bersama penggawa Madrid. Tak ada pelukan bersama atau sorak-sorai kegembiraan. Padahal gol tersebut membuat Real Madrid kembali unggul atas Levante setelah sempat disamakan menjadi 1-1.

Dikutip dari Marca, Bale melakukan itu sebagai bentuk ekspresi kekecewaan atas minimnya kesempatan main yang dia dapat dari Santiago Solari.

Ini menjadi gol nomor 13 untuk Bale di sepanjang musim ini. Dari jumlah tersebut tujuh di antaranya dia buat di La Liga.

Gol penalti Bale tersebut diawali kontroversi. Wasit menunjuk titik putih setelah Doukoure dianggap melakukan pelanggaran terhadap Casemiro saat berupaya menyapu bola. Tayangan ulang menunjukkan kontak antara kedua pemain sebenarnya minim, namun wasit tetap menunjuk titik penalti dengan bantuan VAR

Barcelona Masih Dipuncak Klasemen Liga Spanyol

Barcelona Masih Dipuncak Klasemen Liga Spanyol

ligabolaspanyol.com – Barcelona masih nyaman berada di puncak klasemen Liga Spanyol dengan dibuntuti oleh Atletico Madrid dan Real Madrid,sementara itu Getafe menembus empat besar.

Barcelona memantapkan posisinya di puncak klasemen Liga Spanyol dengan mengalahkan Sevilla pada pertandingan pekan ke-25. Berlaga di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Sabtu (23/2/2019) malam WIB, Blaugrana menang dengan skor 4-2.

Baca juga : Alvaro Morata mencetak Gol Perdanaya

Barcelona kini mengumpulkan 57 poin dari 25 pertandingan. Mereka unggul tujuh angka atas Atletico Madrid yang ada di urutan kedua.

Atletico sendiri terus menjaga jarak dengan Barcelona usai menang 2-0 atas Villarreal. Gol-gol Atletico dibuat oleh Alvaro Morata dan Saul.

Di posisi ketiga, ada Real Madrid dengan 48 poin. Madrid dapat tambahan tiga angka usai menang 2-1 atas Levante.

Sementara itu, posisi keempat kini ditempati oleh Getafe dengan 39 poin. Getafe masuk ke empat besar usai menang 2-1 atas Rayo Vallecano dan menggusur Sevilla yang tertahan di 37 poin usai dikalahkan Barcelona.

Hasil Liga Spanyol pekan ke-25:

Espanyol 1-1 Huesca
Getafe 2-1 Rayo Vallecano
Sevilla 2-4 Barcelona
Deportivo Alaves 0-0 Celta Vigo
Athletic Bilbao 1-0 Eibar
Leganes 1-1 Valencia
Atletico Madrid 2-0 Villarreal
Real Valladolid 0-2 Real Betis
Levante 1-2 Real Madrid
Girona ?-? Real Sociedad

Alvaro Morata mencetak Gol Perdanaya

Alvaro Morata mencetak Gol Perdanaya

ligabolaspanyol.com – Saatnya Alvaro Morata bernapas lega, akhirnya ia benar-benar mencetak gol pertamanya untuk Real Madrid.

Atletico menang 2-0 saat menjamu Villarreal di Wanda Metropolitano dalam pertandingan pekan ke-25 Liga Spanyol, Minggu (24/2/2019) malam WIB. Morata mencetak satu gol dalam pertandingan tersebut.

Morata membuka keunggulan Atletico pada menit ke-31. Striker 26 tahun itu membobol gawang Villarreal dengan tendangan first time di dalam kotak penalti usai memanfaatkan umpan Filipe Luis dari sisi kiri.

Baca juga : Neymar Akan Tetap Berada di-Barcelona

Ini jadi gol pertama Morata dalam seragam Atletico setelah lima kali tampil di semua kompetisi. Morata juga mengakhiri puasa golnya di liga yang sudah berlangsung sembilan pertandingan.

“Akhirnya!” kata Morata seperti dilansir AS.

“Saya sangat senang dengan tiga poin ini. Penting untuk dapat tiga poin di stadion kami sendiri.”

Kelegaan Morata bukan tanpa alasan. Sebelumnya, ia sudah dua kali bikin gol untuk Atletico tapi selalu dianulir VAR.

Baca juga : Kontrak Ernesto Valverde dengan Barcelona

Pada pertandingan derby melawan Madrid, wasit yang memakai VAR membatalkan gol Morata karena striker Spanyol itu dinilai dalam posisi offside saat mencetak gol. Morata lagi-lagi harus kecewa karena golnya dianulir VAR dalam laga melawan Juventus di Liga Champions.

Dua kejadian tersebut diakui Morata membuatnya sempat ragu untuk merayakan golnya ke gawang Villarreal.

“Saya bercanda dengan teman-teman setim dan sampai saya melihat ofisial, saya tidak merayakannya,” ucap mantan pemain Real Madrid itu.