Alasan Pep Guardiola Sangat Optimis Pasti Menang

Alasan Pep Guardiola Sangat Optimis Pasti Menang

Ligabolaspanyol.com – Manager Manchester City atau Pep Guardiola akhir musim ini sangat percaya diri karena bagi Pep Guardiola pertandingan kemarin pasti sudah akan di menangkan oleh Manchester Citu. Namun taukah kalian apa alasan sehingg Pep Guardiola bisa sangat optimis dengan permainan Manchester City pasti akan menang. Berikut Ligabolaspanyol.com akan membahas ulasan lengkapnya dibawah ini.

Manajer Manchester City Pep Guardiola optimis bahwa ia dapat memenangkan gelar Liga Premier. Itu terungkap setelah Manchester City memenangkan kemenangan atas Leicester City. Satu gol tunggal dari Vincent Kompany dijamin kemenangan Manchester City di pertandingan minggu 27. Hasil ini membuat Citizens kembali ke puncak klasemen dengan keunggulan satu poin atas Liverpool.

Kemenangan itu membuat Pep Guardiola merasa yakin kalau timnya kembali akan mengamankan gelar Premier League pada musim ini.

“Satu pertandingan lagi dan saya yakin itu akan menjadi pertandingan yang sulit seperti hari ini. Brighton tampil bagus ketika melawan Arsenal,” ujar Guardiola.

“Namun, saya yakin kalau gelar juara sudah ada di genggaman kami. Manchester City sempat tertinggal tujuh poin dari Liverpool, jangan lupakan itu.”

“Kami harus menunjukkan performa layaknya tim juara pada saat menghadapi Brighton,” ungkap Guardiola.

Manchester City akan menjalani laga tandang pada laga pekan terakhir. The Citizens diprediksi bisa meraih hasil positif karena status Brighton yang merupakan klub papan bawah.

Baca juga : Manchester United Mengalami Kegagalan Liga Champion

3 Poin Menuju Gelar
Peluang Manchester City untuk meraih tiga poin pada laga pekan terakhir sangat besar. Hal itu dikarenakan status Brighton yang tidak pernah menang dalam sembilan laga terakhir yang mereka jalani.

Saat ini, Brighton menempati peringkat ke-17. Brighton dipastikan bertahan di Premier League pada musim mendatang. Hal itu dikarenakan poin mereka sudah tidak lagi bisa dikejar Cardiff City yang ada di peringkat ke-18.

Manchester City memiliki catatan positif setiap bertemu Brighton. Pada tiga pertemuan terakhir, The Citizens selalu meraih kemenangan atas Brighton.

Hal Menarik Mengapa Barcelona Bisa Kalah Dengan Liverpool

Hal Menarik Mengapa Barcelona Bisa Kalah Dengan Liverpool

Ligabolaspanyol.com – Banyak pengemar Barcelona yang bertanya-tanya mengapa Barcelona bisa kalah dalam pertandingan sewaktu di kandang Liverpool. Pada saat bermain di kandang sendiri Barcelona hasil skor 3-0 namun saat bermain di kandang Liverpool Barcelona terpuruk menjadi 4-0. Banyak pengemar yang berfikir ini adalah permainan mafia atau sebagainya. Namun kali ini ligabolaspanyol.com akan membahas ulasan lengkapnya dibawah ini.

Para pemain Barcelona menunjukkan reaksi yang harmonis: mereka membungkuk dan berjalan tanpa bisa melakukan apa pun; Ini terjadi setelah Barcelona ditangkap oleh Liverpool dengan skor 0 – 4, di Stadion Anfield, Selasa (7/5/2019) atau Rabu (8/5/2019) dini hari. Kekalahan itu berarti bahwa Barcelona tidak memasuki babak final setelah kalah agregat 3 – 4. Empat gol datang dari Divock Origi (7 ‘, 79’) dan Georginio Wijnaldum (54 ‘, 56’), sedangkan pimpinan Barcelona di babak pertama menguap.

Kegagalan Barcelona membuat seluruh Barcelonistas seperti merasakan deja vu. Maklum, pada musim lalu, Barcelona juga tersungkur dengan cara yang nyaris sama, yakni unggul selisih 3 gol pada pertemuan pertama, lalu terkapar pada perjumpaan kedua kontra AS Roma.

Tak heran jika reaksi para pemain Barcelona menunjukkan penyesalan. Gelandang Barcelona, Sergio Busquets langsung mengirim ucapan berfrasa meminta maaf atas kepulangan mereka yang membawa duka.

Berikut ini beberapa catatan buruk yang menjadi pelengkap penderitaan Barcelona di markas Liverpool:

Baca juga : Manchester United Mengalami Kegagalan Liga Champion

Fakta-Fakta Negatif
Barcelona tercatat tiga kali tersingkir dari empat laga terakhir di fase semifinal Liga Champions.

Kekalahan 0-4 dari Liverpool membuat Barcelona merasakan kekalahan terbesar dari tim asal Inggris di pentas kompetisi antarklub Eropa.

Takluk di markas Liverpool membuat Barcelona merasakan satu di antara kekalahan terbesar sepanjang sejarah klub. Sebelumnya, mereka kalah 0-4 dari AC Milan (1994), Dynamo Kiev (1997), Bayern Munchen (2013) dan PSG (2017).

Barcelona gagal memertahankan catatan manis saat melawat ke markas Liverpool. Pada dua lawatan terakhir, mereka unggul 3-1 (November 2001( dan 1-0 (Maret 20017).

Ikon Barcelona, Lionel Messi tak pernah mencetak gol lagi pada laga away di Liga Champions sejak merobek jala PSG pada April 2013.

Luis Suarez tak mencetak gol pada 18 laga away terakhir.

Barcelona menjadi tim pertama sepanjang sejarah Liga Champions yang tersingkir secara beruntun alias back to back ketika mereka mendapat benefit minimal selisih 3 gol pada leg 1.