Alasan Pep Guardiola Sangat Optimis Pasti Menang

Alasan Pep Guardiola Sangat Optimis Pasti Menang

Ligabolaspanyol.com – Manager Manchester City atau Pep Guardiola akhir musim ini sangat percaya diri karena bagi Pep Guardiola pertandingan kemarin pasti sudah akan di menangkan oleh Manchester Citu. Namun taukah kalian apa alasan sehingg Pep Guardiola bisa sangat optimis dengan permainan Manchester City pasti akan menang. Berikut Ligabolaspanyol.com akan membahas ulasan lengkapnya dibawah ini.

Manajer Manchester City Pep Guardiola optimis bahwa ia dapat memenangkan gelar Liga Premier. Itu terungkap setelah Manchester City memenangkan kemenangan atas Leicester City. Satu gol tunggal dari Vincent Kompany dijamin kemenangan Manchester City di pertandingan minggu 27. Hasil ini membuat Citizens kembali ke puncak klasemen dengan keunggulan satu poin atas Liverpool.

Kemenangan itu membuat Pep Guardiola merasa yakin kalau timnya kembali akan mengamankan gelar Premier League pada musim ini.

“Satu pertandingan lagi dan saya yakin itu akan menjadi pertandingan yang sulit seperti hari ini. Brighton tampil bagus ketika melawan Arsenal,” ujar Guardiola.

“Namun, saya yakin kalau gelar juara sudah ada di genggaman kami. Manchester City sempat tertinggal tujuh poin dari Liverpool, jangan lupakan itu.”

“Kami harus menunjukkan performa layaknya tim juara pada saat menghadapi Brighton,” ungkap Guardiola.

Manchester City akan menjalani laga tandang pada laga pekan terakhir. The Citizens diprediksi bisa meraih hasil positif karena status Brighton yang merupakan klub papan bawah.

Baca juga : Manchester United Mengalami Kegagalan Liga Champion

3 Poin Menuju Gelar
Peluang Manchester City untuk meraih tiga poin pada laga pekan terakhir sangat besar. Hal itu dikarenakan status Brighton yang tidak pernah menang dalam sembilan laga terakhir yang mereka jalani.

Saat ini, Brighton menempati peringkat ke-17. Brighton dipastikan bertahan di Premier League pada musim mendatang. Hal itu dikarenakan poin mereka sudah tidak lagi bisa dikejar Cardiff City yang ada di peringkat ke-18.

Manchester City memiliki catatan positif setiap bertemu Brighton. Pada tiga pertemuan terakhir, The Citizens selalu meraih kemenangan atas Brighton.

Penyesalan Gery Neville Kepada tim Valencia

Penyesalan Gery Neville Kepada tim Valencia

ligabolaspanyol.com – Beberapa waktu yang lalu pelatih menyalip kegagalan, dan penyesalan Gery Neville kepada tim Valencia menutup peluang untuk kembali bergerak.

Neville menangani Valencia pada akhir Desember 2015. Namun ia dipecat empat bulan kemudian karena hanya menang tiga kali dari 16 laga La Liga.

Eks bek kanan Manchester United itu akhirnya memilih kembali ke Inggris dan menjadi komentator. Ia juga sempat menjadi asisten pelatih di timnas Inggris.

Baca Juga :

“Melatih Valencia tak pernah saya rencanakan. Tiba-tiba Lim yang juga rekan bisnis saya menelepon dan meminta menjadi manajer hingga akhir musim dan saya menyetujuinya,” kata Neville seperti dilansir Mirror.

“Dan saya pikir melatih Valencia adalah kesalahan besar. Padahal saya tahu tidak bisa berkomunikasi dengan pemain dan juga keadaan Valencia sedang sulit,” katanya menambahkan.

Ya, kendala bahasa menjadi masalah besar saat Neville di Valencia. Apalagi ia kesana tanpa staf yang bisa berbahasa Spanyol.

“Tidak membawa asisten yang bisa bahasa Inggris dan Spanyol sangat naif. Itu kesalahan besar karena saya tak bisa berkomunikasi dengan siapapun,” ujar Neville.

“Mungkin saat itu lebih baik saya menjadi komentator. Bahkan kalau perlu saya tidak usah mengambil lisensi kepelatihan,” ujarnya.

Persaingan Ketat Eibar La Liga

Persaingan Ketat Eibar La Liga

ligabolaspanyol.com – Eibar adalah klub bungsu di Liga Spanyol, bahkan dari seluruh klub yang ada di liga utama sepak bola. Meskipun begitu sejak menembus persaingan ketat Eibar La Liga musim 2014/2015, Eibar mampu mempertahankan statusnya sebagai klup top tier Spanyol.

Eibar adalah klub yang memiliki anggaran €40 juta per musim. Artinya setiap sen yang dikeluarkan untuk mendatangkan pemain sangat berharga dan harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab.

Tidak ada pemilik tunggal klub ini, melainkan 11.160 pemegang saham. Tidak boleh ada pihak yang memegang lebih dari 5 persen jumlah saham. Segala bentuk operasional klub sudah direncanakan, mulai dari pertandingan pramusim hingga investasi kota olahraga di masa datang.

“Rumah kecil ini benar-benar nyaman,” sambung Garagarza, “ada harmoni yang sangat spesial di antara orang-orangnya. Anda tidak mau mengecewakan masyarakat. Bayangkan kalau Eibar terdegradasi dan meninggalkan defisit sebesar €50 juta kepada mereka.”

Baca Juga :

“Kami tidak boleh membiarkan hal itu terjadi. Mungkin itu yang menjadi awal rahasia kerja keras kami.”

Garagarza menambahkan, dia akan merasa berdosa jika mengeluarkan €5 juta untuk sebuah transfer yang gagal. Sekali pun memiliki dana sebesar €100 juta, sang direktur olahraga enggan menghabiskannya untuk berbelanja pemain bintang. Dia lebih suka memanfaatkannya untuk memperkuat proyek klub.

“Hal pertama yang saya lakukan adalah menambah anggaran operasional [€41,26 juta]. Kemudian saya ingin membangun aspek sepakbola klub, seperti fasilitas pemain muda berupa fasilitas psikologi, medis, hingga gizi,” jawabnya.

“Saya pikir saya akan memanfaatkan dana itu untuk mengembangkan proyek kami, ‘Construyendo Valores’ [Membangun Nilai].”

Proyek itu bertujuan menanamkan enam nilai klub kepada para pemain muda Eibar, yaitu disiplin, respek, komitmen, rendah hati, dan solidaritas. Setiap bulan pemain muda dinilai berdasarkan enam aspek ini. Pemain terbaik berdasarkan perhitungan pelatih akan diumumkan setiap akhir musim. Setiap pemain muda yang tidak memiliki tindak-tanduk sesuai nilai-nilai tersebut dipersilakan meninggalkan akademi klub.

Selain itu, Garagarza juga ingin memiliki fasilitas latihan canggih seperti Footbonaut yang dimiliki Borussia Dortmund.

“Baru-baru ini saya bertemu dengan direktur olahraga Dortmund. Bagi saya mereka menjadi acuan. Mereka memiliki mesin [Footbonaut] berbiaya €3 juta yang saya idamkan. Mesin itu bisa melatih kemampuan pemain karena bekerja menggunakan cahaya dan suara,” ungkapnya.

Dengan anggaran yang terbatas, Eibar juga harus berjuang lebih keras dalam menyusun skuat yang kompetitif. Salah satu caranya adalah sistem pemantauan bakat yang dijalankan oleh tujuh scout purnawaktu dan dua scout paruh waktu yang bekerja saat akhir pekan. Setiap orang bertugas di wilayah yang berbeda-beda.

Mereka dibekali perangkat penilaian yang disesuaikan kebutuhan tim. Setiap pemain harus memiliki kemampuan yang sesuai dengan gaya bermain tim yang meliputi aspek tempo tinggi, transisi, bermain di area lawan, umpan silang, tembakan, tekanan tinggi, serta aksi sekunder.

Para scout membangun sistem dengan kode bahasa yang sama. Mereka juga menetapkan pemain di posisi tertentu harus lah memiliki kemampuan yang spesifik. Misalnya, yang mereka cari di posisi bek kanan adalah pemain dengan kemampuan “vertikal”, “bertenaga”, serta “berteknik”.

Setiap aspek tersebut akan dinilai dari pemain incaran. Scout akan memberikan kode warna hitam untuk pemain yang direkomendasikan untuk dibeli. Jika si pemain mendapatkan lima warna hitam dari scout yang berbeda-beda, baru lah mereka mengusulkannya ke pelatih.

Namun, sebelum mewujudkan transfer, Eibar melakukan satu langkah penting, yaitu mengatur pertemuan pribadi dengan sang pemain dan pasangannya supaya si pasangan memahami cara klub beroperasi serta tawaran klub kepada mereka.

Agar pemain baru mudah beradaptasi, klub menggelar acara jamuan dua kali setahun yang mengajak serta pasangan pemain. Begitu juga pertemuan khusus dengan pasangan jika sang pemain mengalami cedera berjangka panjang.

Salah satu transfer sukses Garagarza adalah pemain Jepang, Takashi Inui, yang sayangnya pindah ke Real Betis usai Piala Dunia lalu dengan status bebas kontrak.

“Kami sudah mengupayakan segalanya agar Inui tetap bertahan. Kami bahkan sudah mendapatkan oke darinya dan tinggal membutuhkan tanda tangan di kontrak baru,” kisah Garagarza.

“Simone Verdi juga meninggalkan kesan. Kami menilainya sebagai pemain yang penuh bakat, dalam usia yang bagus, dan kami berupaya mempertahankannya. Kami punya opsi pembelian permanen dari AC Milan sebesar €1 juta. Tapi si pemain bilang dia tidak mau berada di bangku cadangan lagi dan Milan punya rencana lain untuknya.”

“Salah satu kisah sukses transfer adalah saat mendatangkan Florian Lejeune dari Manchester City. Kami bergerak cepat merekrutnya dan setahun berselang kami menjualnya ke Newcastle United sebesar €10 juta.”

Dengan status sebagai klub kecil yang harus memiliki kiat khusus dalam mempertahankan posisi di tengah-tengah persaingan seperti La Liga, rencana klub-klub elite Eropa membentuk Liga Super merupakan mimpi buruk bagi Eibar.

“Liga Super akan membunuh Eibar, tapi kalau saya Real Madrid, persepsi saya jelas jauh berbeda,” tukas Garagaza.

Eibar akan menghadapi Madrid pada lanjutan La Liga akhir pekan ini. Saat ini, klub berjuluk Los Armeros itu menempati peringkat ke-13 dengan 15 poin hasil 12 kali bertanding.

Akankah Frenkie De Jong Masuk ke Tim Barcelona

Akankah Frenkie De Jong Masuk ke Tim Barcelona

ligabolaspanyol.com – Pemain yang disebut calon gelandang Barcelona yang kini tengah harum menyusul prestasi bersama Ajax yang gemilang dalam 2 musim terakhir, akankah Frenkie De Jong masuk ke tim Barcelona.

Raksasa La Liga Barcelona merupakan salah satu klub yang cukup aktif di bursa transfer Januari. Setelah meminjam Kevin-Prince Boateng dari Sassuolo, Blaugrana mencapai kesepakatan dengan Ajax senilai 65 juta pounds untuk merekrut Frenkie De Jong.

Menyusul performa yang luar biasa di Amsterdam Arena, de Jong menarik minat banyak tim besar di seluruh Eropa. Bukan hanya Barcelona saja yang ingin memakai servis gelandang berusia 21 tahun tersebut.

Barcelona harus berjuang sangat keras untuk memikat pemain internasional Belanda tersebut ke Catalan. Namun, mereka pada akhirnya bisa menyingkirkan semua klub pesaingnya.

Baca Juga :

Frenkie de Jong adalah salah satu gelandang muda yang paling mengesankan di sepakbola Eropa saat ini. Tidak mengherankan jika raksasa Bundesliga Bayern Munchen juga tertarik untuk merekrutnya pada musim dingin ini.

Tim Bavaria bergabung dengan sejumlah raksasa Eropa lainnya dalam mengejar bintang muda Ajax tersebut. Tapi, mereka datang sedikit terlambat dan membiarkan Barcelona bergerak maju dalam perburuan sang gelandang.

Meski Direktur Olahraga Hasan Salihamidzic mengungkapkan keinginan klub untuk memboyong pemain muda Belanda itu ke Allianz Arena, mereka akhirnya kehilangan sang pemain yang memutuskan untuk mengikuti jejak legenda Belanda lainnya seperti Johan Cruyff, Patrick Kluivert dan Ronald Koeman dengan bergabung raksasa Catalan Barcelona.

Frenkie de Jong akan datang ke Barcelona pada musim depan. Namun, sang gelandang bisa saja berakhir di Premier League, jika menerima tawaran bekerjan dengan manajer Manchester City, Pep Guardiola.

Manajer Spanyol itu sangat mengagumi talenta muda Ajax itu karena kemampuan teknis dan gaya permainannya yang luar biasa dan ia ingin sekali memboyongnya ke Etihad Stadium pada musim dingin ini. Bahkan De Jong mengakui bahwa ia sempat berbicara dengan mantan pelatih Bayern Munchen tersebut.

Tapi sama seperti klub peminat lainnya, Manchester City juga tidak berhasil mendapatkan servis De Jong. Barcelona bisa mengamankan tanda tangan sang pemain setelah ditebus dengan biaya sebesar 65 juta pounds.

Sebelum mencapai kesepakatan dengan Barcelona, Frenkie de Jong adalah salah satu pemain yang paling diinginkan di bursa transfer musim dingin ini. Klub lain yang juga berupaya keras untuk merekrut pemain berusia 21 tahun itu dari Ajax adalah PSG.

Setelah Adrien Rabiot dikucilkan dan Marco Verratti mengalami cedera engkel serius, PSG kekurangan pilihan di lini tengah. Mereka melihat De Jong sebagai opsi yang bagus untuk memperkuat barisan gelandang mereka.

PSG dikabarkan sangat intensif dalam mengejar De Jong pada musim dingin ini. Namun, De Jong menolak untuk pindah ke ibukota Prancis dan memilih bergabung dengan Barcelona.

Ivan Rakitic Akan Bertahan Di Barcelona

ligabolaspanyol.com – Sang pemain Barcelona Ivan Rakitic akan bertahan di barcelona karena dirinya masih ingin berseragam The Catalans. Canales mengakui masa depan Ivan  Rakitic memang belum jelas tetapi kliennya itu tidak akan berpindah pada musim panas mendatang.

Rakitic bergabung dengan Barcelona pada tahun 2014 setelah ditebus dari Sevilla. Sejak saat itu, Rakitic sudah berhasil memenangkan tiga gelar La Liga dan Liga Champions bersama Barca.

Namun, posisi Rakitic di tim inti Barcelona sedang terancam setelah kedatangan Arturo Vidal dan Arthur Melo. Terlebih, Barcelona juga menyambut kedatangan gelandang muda, Frenkie De Jong, dari Ajax Amsterdam pada awal musim depan.

Baca Juga :

Situasi itu memunculkan kabar bahwa Rakitic akan segera meninggalkan Barcelona. Chelsea dan Inter Milan dikabarkan siap memberikan jalan keluar kepada pemain berusia 31 tahun tersebut.

Namun, agen Rakitic akhirnya angkat suara mengenai situasi kliennya di klub. Menurut Canales, Rakitic tidak akan meninggalkan klub pada bursa transfer musim pans mendatang.

Kontrak Rakitic bersama Barcelona akan berakhir pada 30 Juni 2021 mendatang. Ketimbang hengkang ke klub lain, Ivan Rakitic justru berharap bisa mendapatkan kontrak baru dari Barca.

“Saya ingin memperbarui kontrak dan tinggal selama bertahun-tahun di Barcelona,” ucap Rakitic dalam acara penghargaan El Mundo Deportivo, pekan lalu.

Barca Akan Segera Perpanjang Kontrak Messi

Barca Akan Segera Perpanjang Kontrak Messi

ligabolaspanyol.com – Walaupun belum ada janji kontrak  Lionel Messi hingga saat ini, spesialis bicara Barcelona, Josep Vives akan segera memperpanjang kontraknya.

Messi sebelumnya sudah memperpanjang kontraknya, setelah cukup lama menundanya. La Pulga akhirnya meneken kontrak baru itu pada November 2017.

Kontrak itu berlaku hingga tahun 2021. Saat kontraknya berakhir, Messi akan berusia 33 tahun. Dan pada saat itu Barca Akan Segera Perpanjang Kontrak Messi

Sekarang ini meski sudah masuk kepala tiga, Messi masih tampil luar biasa. Ia tak menunjukkan tanda-tanda penurunan performa.

Barca khawatir ia berpotensi pergi ketika ia masih memiliki banyak hal untuk disumbangkan. Bartomeu, bagaimanapun, tidak akan memaksakan masalah ini dan sebagai gantinya menunggu Messi datang ke klub mengenai kontrak barunya.

“Kontrak Messi akan habis dalam dua tahun tetapi, mengingat bagaimana ia bermain, kami akan memilikinya selama bertahun-tahun lagi,” katanya kepada Cadena COPE.

“Leo cerdas, ia tahu bagaimana mengukur sesuatu. Jika ia merasa baik, ia akan memberi tahu kami,” serunya.

“Ketika ia memutuskan, kami akan memperbarui kesepakatannya. Messi adalah pemain terbaik dalam sejarah,” puji Bartomeu.

Tercatat 40 Penampilan Sergio Ramos

Tercatat 40 Penampilan Sergio Ramos

ligabolaspanyol.com – Mendekati torehan tiga legenda La Liga, pilar Real Madrid tersebut mengukir penampilannya yang ke 40. Menahan imbang dengan Barcelona di leg pertama semifinal Copa Del Rey dengan skor 1-1.

Real Madrid mampu meraih hasil penting pada laga melawan Barcelona, atau yang kerap disebut el clasico. Bukan hanya Madrid yang meraih hasil bagus, Sergio Ramos juga mencatat rekor penting.

Madrid berjumpa Barca pada laga babak semifinal Copa del Rey musim 2018/19, Kamis (6/2) dini hari WIB. Barca tampil sebagai tuan rumah di Camp Nou pada laga leg pertama tersebut.

Meskipun bertindak sebagai tamu, Madrid nyatanya mampu meraih hasil imbang 1-1. Hasil yang tidak terlalu buruk menilik laga leg kedua bakal dimainkan di Bernabeu.

Tercatat 40 Penampilan Sergio Ramos paling baru ini menjadi momen spesial bagi Sergio Ramos. Sebab, ini adalah penampilan ke-40 pemain 32 tahun pada salah satu pertandingan paling panas di dunia tersebut.

Ramos pun menjadi pemain judi online dengan jumlah penampilan di el clasico paling banyak kedua sepanjang sejarah. Di atas Ramos, ada nama Paco Gento, Sanchis dan Xavi yang punya catatan penampilan di el clasico lebih banyak. Tiga nama tersebut sudah mencatat 42 penampilan. Gento dan Sanchis sudah tidak lagi bermain. Sementara, Xavi sudah pindah dari Barca.

Dengan kondisi tersebut, masih terbuka bagi Ramos untuk bisa menyamai atau bahkan melewati catatan rekor ketiga pemain itu. Pada musim 2018/19 ini, setidaknya masih ada dua edisi el clasico yang akan digelar.

Catatan penampilan Ramos ini bahkan masih lebih baik dibanding Lionel Messi yang mengumpulkan 39 laga.

Sergio Ramos dikenal sebagai pemain belakang dengan naluri mencetak gol yang tinggi. Mantan pemain Sevilla tersebut mampu membuktikan reputasi ulungnya itu pada laga super ketat melawan Barcelona. Dia pernah mencetak gol ke gawang Barca.

Dari 40 laga yang sudah dimainkan, Ramos tercatat telah empat kali membobol gawang Barca. Dua gol dicetak oleh Ramos di Camp Nou dan dua di Bernabeu.

Sementara itu, Madrid akan memainkan laga leg kedua semifinal Copa del Rey melawan Barca pada 28 Februari yang akan datang. Pada leg kedua ini, giliran Madrid yang menjadi tuan rumah dengan menjamu Barca di Bernabeu.

Santiago Solari Puas Melawan Barcelona

Santiago Solari Puas Melawan Barcelona

ligabolaspanyol.com – Santiago Solari merasa puas dirinya atas penampilan anak asuhnya saat melawan laga El Clasico Leg pertama babak semi final Copa Del Rey melawan Barcelona.

Pada laga itu Madrid berhasil unggul terlebih dahulu melalui gol Lucas Vazquez. Namun di babak kedua, Barcelona berhasil membalas melalui gol Malcom sehingga pertandingan berakhir dengan skor 1-1.

Santiago Solari Puas Melawan Barcelona dengan hasil yang diraih timnya ini. “Kami sebenarnya ingin meraih kemenangan di setiap pertandingan,” buka Solari kepada Goal International.

Solari sendiri menilai timnya sejatinya punya peluang untuk menang di Camp Nou, namun ia merasa cukup puas dengan membawa hasil imbang ke Bernabeu.

“Kami sebenarnya bisa mencetak gol kedua di pertandingan tadi, namun secara keseluruhan kami senang dengan apa yang sudah kami perbuat hari ini.”

“Kami akan berjalan selangkah demi selangkah. Pertandingan ini sudah berakhir dan kami punya beberapa hari ke depan untuk kembali bekerja keras.”

Solari sendiri menegaskan bahwa timnya akan melakukan segala cara untuk memastikan timnya lolos ke final Copa Del Rey musim ini.

Namun Solari menegaskan bahwa untuk saat ini fokus timnya kembali terarah ke partai La Liga.

“Turnamen ini adalah kompetisi yang sangat bagus dan kami akan berjuang untuk memenangkan turnamen ini. Namun untuk saat ini kami akan fokus ke pertandingan La Liga berikutnya.” tandas eks pelatih Real Madrid Castilla tersebut.

Real Madrid dijadwalkan akan menghadapi partai Derby Madrid melawan Atletico Madrid pada hari Sabtu (9/2).

Luis Suarez Bisa Digantikan Dengan 3 Striker

Luis Suarez Bisa Digantikan Dengan 3 Striker

ligabolaspanyol.com – Dianggap performanya sedang menurun, klub raksasa kini sedang dalam persoalan internal. Salah satu penyebabnya ialah Blaugrana membutuhkan pemain depan yang dapat di andalkan saat Messi mengoper bola dibelakang gawang.

sudah menjadi striker utama Barcelona selama beberapa tahun terakhir. Pemain Uruguay itu sudah mencetak banyak gol untuk raksasa La Liga tersebut.

Suarez diboyong Barcelona dari Liverpool pada musim panas 2014. Setelah datang ke Camp Nou, Suarez mampu mencetak 168 gol dari 226 pertandingan di semua kompetisi.

Selain itu, Suarez juga sukses mengantarkan Barcelona meraih sejumlah gelar. Suarez sudah memenangkan tiga gelar La Liga dan satu Liga Champions bersama Blaugrana.

Luis Suarez Bisa Digantikan Dengan 3 Striker, namun Suarez saat ini sudah menginjak 32 tahun. Barcelona sepertinya tidak bisa bergantung dengan sang pemain lebih lama lagi.

Karenanya, Barcelona harus masuk bursa transfer untuk mencari pengganti Suarez. Sejumlah penyerang hebat yang beredar di Eropa bisa dipertimbangkan oleh Blaugrana.

Mauro Icardi adalah pemain yang diinginkan banyak klub raksasa Eropa. Rekan senegara Lionel Messi itu merupakan salah satu striker yang cukup konsisten di Eropa.

Pemain berusia 25 tahun itu sudah mencetak 122 gol dari 208 penampilan sejak bergabung dengan Inter pada 2013. Atas ketajamannya itu, Icardi berhasil memenangkan dua Sepatu Emas Serie A sebanyak dua kali bersama Inter.

Musim ini, Icardi sudah mencetak sembilan gol dari 18 penampilan di Serie A. Icardi sudah diminati sejumlah klub raksasa Eropa tetapi masih setiap bersama Inter. Namun, ia bisa kembali ke Barcelona dan membuktikan dirinya di Spanyol.

Werner sudah mencetak gol secara konsisten untuk RB Leipzig dalam beberapa tahun terakhir dan menarik minat dari klub-klub di seluruh Eropa. Pemain berusia 22 tahun itu sudah mengemas 11 gol dari 19 penampilan di Bundesliga musim ini.

Werner bergabung dengan Leipzig pada 2016 dan sejak saat itu mencetak 55 goldan membuat 20 assist dari 100 penampilan untuk klub Jerman. Werner juga mencetak sembilan gol dari 23 penampilan untuk timnas Jerman dan dianggap sebagai penerus Miroslav Klose.

Kontrak Werner dengan Leipzig akan berakhir pada tahun 2020. Oleh karena itu, Barcelona mungkin bisa mendapatkan sang pemain dengan harga yang tidak terlalu mahal.

Krzysztof Piatek baru saja pindah ke AC Milan dari Genoa. Pemain asal Polandia itu kemudian mencetak dua gol dalam laga Coppa Italia melawan Napoli.

Piatek sudah mencetak 13 gol dalam 20 penampilan Serie A musim ini untuk Genoa sebelum pindah ke Milan. Setelah membuat dua penampilan untuk Milan, para suporter Rossoneri mulai memanggilnya ‘Next Andriy Shevchenko’.

Striker Polandia itu bisa nyetel di tim Eropa mana pun dan mencetak gol secara konsisten. Piatek sepertnya bakal menjadi pengganti yang sempurna untuk Suarez tetapi Barcelona akan menghabiskan banyak uang.