Barcelona Lakukan Perubahan pada Arthur Musim Depan

Barcelona Lakukan Perubahan pada Arthur Musim Depan

Ligabolaspanyol.com – Barcelona akan lakukan perubahan kecil pada Arthur Melo di luar lapangan untuk lanjutkan kemajuannya.

Barca ingin menjaga Arthur, setelah musim pertamanya di klub melebihi harapan. Tapi dalam beberapa bulan terakhir, pemain asal Brasil itu harus berjuang untuk mempertahankan kesuksesan di awal musim. Kini, klub ingin membantunya menghindari kesalahan sama di musim depan.

“Saya lakukan kesalahan dengan pergi ke pesta Neymar, saya minta maaf untuk itu,” ujar Arthur ketika itu.

Pasalnya, dia mengalami cedera setelah kunjungannya ke Paris untuk merayakan ulang tahun teman senegaranya tersebut. Barcelona sendiri telah memberi tahu sang pemain bahwa mereka tidak ingin Arthur mengulangi kesalahan sama.

Jika dia berhasil, maka dia perlu mengubah kebiasaan tertentu yang telah dia kembangkan di luar lapangan untuk menghindari cedera. Demikian diungkapkan Sport.

Arthur sendiri sadar dengan situasi yang dialaminya dan menderita karena merasa tidak nyaman di lapangan. Kondisi itu juga telah menghambatnya untuk tunjukkan permainan terbaiknya.

Masalah terulang lagi saat Arthur harus digantikan sekitar di menit ke-70. Dia juga merasa sulit untuk menyesuaikan diri dengan sepakbola Eropa, dan harus berkali-kali berjuang agar bisa tampil penuh selama 90 menit.

Baca Juga : Filipe Luis Pilih Flamengo Daripada Barcelona

Sementara ketika bermain dengan tim nasionalnya, Arthur kembali melihat prospek yang sebenarnya. Ia berbaris bersama Casemiro dan Philippe Coutinho sebagai starting XI, serta ia selalu hadir di lapangan saat Brasil menjadi juara Copa America 2019 yang baru lalu.

Saat ini, Arthur masih berlibur, tapi ia ingin melangkah maju dalam karirnya musim depan. Rencananya, ia ingin membawa dirinya masuk susunan awal tim Ernesto Valverde, di mana pelatih 55 tahun itu juga tetap menjadi pendukung besar gelandang 22 tahun itu.

Perbandingan antara Arthur dan Xavi pun sempat mengemuka musim lalu, di mana Arthur mendapat pujian setinggi langit. Kini, ada Frenkie de Jong yang akan menambahkan kompetisi ekstra ke pusat lini tengah Barcelona dan pemain asal Belanda itu juga memiliki beberapa sifat yang mirip dengan pemain Brasil tersebut.

Valverde nantinya bisa saja memasang trio lini tengah yang menggiurkan, yang terdiri dari Sergio Busquets, Arthur dan De Jong. Arthur bermain agak lebih dalam untuk tim nasionalnya, di mana ia mundur untuk mengumpulkan bola dari bek tengah. Bersama Barcelona, ia cenderung bermain lebih jauh ke depan.

Sedangkan De Jong, memiliki peran sama di Ajax dan Timnas Belanda. Tapi, dengan Busquets yang paling dalam di antara ketiga gelandang tersebut, Frenkie de Jong pun akan digunakan sedikit lebih jauh ke depan.

Filipe Luis Pilih Flamengo Daripada Barcelona

Filipe Luis Pilih Flamengo Daripada Barcelona

Ligabolaspanyol.com – Barcelona sempat dikabarkan ingin datangkan Filipe Luis setelah ia tinggalkan Atletico Madrid musim panas ini. Tapi bek Brasil itu malah akan gabung Flamengo dengan status bebas transfer.

Menurut laporan terakhir Goal yang dilansir The Wistle, Luis mengisyaratkan rencana kepindahannya ke Flamengo setelah rampungkan kontrak di periode keduanya di Atletico. Bek kiri veteran itu akan kembali ke negara asalnya musim panas ini, demikian ungkap Luis mengenai kelanjutan karirnya.

Filipe Luis menjadi salah satu pemain veteran yang tinggalkan Atletico Madrid musim panas ini, setelah kontrak mereka tak lagi diperpanjang raksasa Spanyol itu. Luis sebenarnya sempat tinggalkan Atletico dan gabung Chelsea, sebelum akhirnya dia kembali ke Rojiblancos setelah hanya satu musim di Stamford Bridge.

Dia diberitakan bisa menjadi opsi bek kiri bagi Barcelona, yang saat ini hendak melepas beberapa pemainnya, ternasuk di posisi tersebut. Dilepasnya para pemain papan atas dari raksasa Catalan ini terkait erat dengan rencana mereka datangkan lagi Neymar dari PSG.

Sementara itu di Atletico, selain Filipe Luis, bek veteran Diego Godin dan Juanfran juga telah meninggalkan Wanda Metropolitano. Godin kemudian gabung klub raksasa Serie A Italia, Inter Milan, dengan status bebas transfer. Mantan pemain Villarreal asal Uruguay itu bergabung dengan tim baru Antonio Conte di San Siro.

Atletico sendiri telah lakukan perubahan besar dalam skuad mereka jelang musim baru yang akan segera dimulai bulan depan. Rojiblancos saat ini telah merekrut Mario Hermoso dari sesama klub La Liga, Espanyol, sebagai pengganti langsung Godin.

Baca Juga : Tanggapan Gary Neville Tentang MU Inginkan Harry Maguire

Sedangkan untuk Juanfran, Atletico merekrut pemain internasional Inggris, Kieran Trippier, dari Tottenham Hotspur.

Pada akhir pekan kemarin, Luis telah secara resmi mengucapkan selamat tinggal kepada Atletico Madrid, setelah sempat diberitakan dilirik Barcelona. Tidak seperti Antoine Griezmann yang harus puas dengan video pendek di akun media sosial resmi klub, Luis diizinkan untuk mengucapkan selamat tinggal dari kenyamanan Stadion Wanda Metropolitano.

Setelah delapan musim di Atletico, Luis mengaku merasa, sekarang-lah waktu yang tepat baginya untuk pindah. Saat ditanya apakah klub berikutnya adalah Flamengo, dia mengaku sedang dalam tahap pembicaraan.

“Saya sedang dalam pembicaraan lanjutan, dan dalam beberapa hari ke depan saya akan membuat keputusan. Tapi hari ini, saya hanya ingin mengucapkan terima kasih,” tandas Luis.

Dia bersikeras mengatakan, belum tanda tangani kesepakatan apapun dengan Flamengo, walau sudah lakukan negosiasi. “Ketika saya tiba di negara saya, kami akan lanjutkan pembicaraan kami,” tambahnya.

Namun, Luis tidak mau mengomentari minat Barcelona kepadanya. Bek kiri itu disebut-sebut akan menjadi alternatif yang sangat mungkin bagi Jordi Alba, walau akhirnya Camp Nou memutuskan untuk beralih ke target lain yang lebih muda.

Hal Menarik Mengapa Barcelona Bisa Kalah Dengan Liverpool

Hal Menarik Mengapa Barcelona Bisa Kalah Dengan Liverpool

Ligabolaspanyol.com – Banyak pengemar Barcelona yang bertanya-tanya mengapa Barcelona bisa kalah dalam pertandingan sewaktu di kandang Liverpool. Pada saat bermain di kandang sendiri Barcelona hasil skor 3-0 namun saat bermain di kandang Liverpool Barcelona terpuruk menjadi 4-0. Banyak pengemar yang berfikir ini adalah permainan mafia atau sebagainya. Namun kali ini ligabolaspanyol.com akan membahas ulasan lengkapnya dibawah ini.

Para pemain Barcelona menunjukkan reaksi yang harmonis: mereka membungkuk dan berjalan tanpa bisa melakukan apa pun; Ini terjadi setelah Barcelona ditangkap oleh Liverpool dengan skor 0 – 4, di Stadion Anfield, Selasa (7/5/2019) atau Rabu (8/5/2019) dini hari. Kekalahan itu berarti bahwa Barcelona tidak memasuki babak final setelah kalah agregat 3 – 4. Empat gol datang dari Divock Origi (7 ‘, 79’) dan Georginio Wijnaldum (54 ‘, 56’), sedangkan pimpinan Barcelona di babak pertama menguap.

Kegagalan Barcelona membuat seluruh Barcelonistas seperti merasakan deja vu. Maklum, pada musim lalu, Barcelona juga tersungkur dengan cara yang nyaris sama, yakni unggul selisih 3 gol pada pertemuan pertama, lalu terkapar pada perjumpaan kedua kontra AS Roma.

Tak heran jika reaksi para pemain Barcelona menunjukkan penyesalan. Gelandang Barcelona, Sergio Busquets langsung mengirim ucapan berfrasa meminta maaf atas kepulangan mereka yang membawa duka.

Berikut ini beberapa catatan buruk yang menjadi pelengkap penderitaan Barcelona di markas Liverpool:

Baca juga : Manchester United Mengalami Kegagalan Liga Champion

Fakta-Fakta Negatif
Barcelona tercatat tiga kali tersingkir dari empat laga terakhir di fase semifinal Liga Champions.

Kekalahan 0-4 dari Liverpool membuat Barcelona merasakan kekalahan terbesar dari tim asal Inggris di pentas kompetisi antarklub Eropa.

Takluk di markas Liverpool membuat Barcelona merasakan satu di antara kekalahan terbesar sepanjang sejarah klub. Sebelumnya, mereka kalah 0-4 dari AC Milan (1994), Dynamo Kiev (1997), Bayern Munchen (2013) dan PSG (2017).

Barcelona gagal memertahankan catatan manis saat melawat ke markas Liverpool. Pada dua lawatan terakhir, mereka unggul 3-1 (November 2001( dan 1-0 (Maret 20017).

Ikon Barcelona, Lionel Messi tak pernah mencetak gol lagi pada laga away di Liga Champions sejak merobek jala PSG pada April 2013.

Luis Suarez tak mencetak gol pada 18 laga away terakhir.

Barcelona menjadi tim pertama sepanjang sejarah Liga Champions yang tersingkir secara beruntun alias back to back ketika mereka mendapat benefit minimal selisih 3 gol pada leg 1.