Beberapa Alasan Barcelona Masih Lebih Kuat dari Real Madrid Musim Depan

Beberapa Alasan Barcelona Masih Lebih Kuat dari Real Madrid Musim Depan

Ligabolaspanyol.com – La Liga musim 2019/20 bakal dimulai pada 17 Agustus mendatang. Seperti biasa, Barcelona dan Real Madrid kembali jadi favorit juara. Dua raksasa itu jauh lebih unggul dari klub-klub lain.

Beberapa musim terakhir, La Liga jadi milik Barcelona, Madrid lebih sukses di Liga Champions. Musim lalu justru lebih jelas, Barca unggul jauh dari Madrid yang menjalani salah satu musim terburuk mereka dalam sejarah.

Biar begitu, Madrid langsung berbenah. Zinedine Zidane dipulangkan, lima pemain baru didatangkan – termasuk Eden Hazard. Artinya, Madrid berharap bisa bersaing ketat dengan Barcelona musim depan.

Biar begitu, setidaknya ada beberapa alasan mengapa Barcelona tetap lebih baik dari Madrid. Apa saja?

Lionel Messi

Sejak Madrid kehilangan Cristiano Ronaldo, La Liga jadi miliki Lionel Messi. Rasanya alasan pertama ini tidak terlalu mengejutkan, Messi akan selalu jadi pembeda di setiap pertandingan.

Messi tidak harus selalu mencetak gol, tidak perlu membuat assist, kehadirannya saja sudah cukup. Meski sudah berusia 32 tahun, performa Messi masih mumpuni. Dia masih cukup kuat merepotkan pertahanan Madrid.

Messi hanya butuh satu tendangan bebas, satu momen di kotak penalti, satu peluang tipis untuk mengubah jalannya pertandingan. Madrid harus mencari cara meredam ledakan La Pulga.

Baca Juga : Klub Baru Gareth Bale Berpeluang Di China

Masalah Bale

Zinedine Zidane boleh jadi berusaha mengusir Gareth Bale, tetapi faktanya pemain Wales itu tetap bertahan di Madrid. Bale masih terikat kontrak panjang, tidak ada alasan untuk pergi begitu saja.

Masalah Bale ini jelas merusak suasana ruang ganti. Semakin diabaikan, Bale akan semakin membuat masalah. Bagaimanapun, dia terbukti bisa mencetak gol.

Teranyar, Bale terciduk sedang bermain golf di Spanyol ketika rekan-rekannya bermain pada laga pramusim. Zidane tidak terlalu ambil pusing, dia bedalih Bale sengaja ditinggal di Spanyol karena tidak fit.

Griezmann vs Hazard

Madrid dan Barcelona sama-sama mendapatkan tenaga baru. Los Blancos kedatangan Eden Hazard, Barcelona mendapatkan Antoine Griezmann. Dua pemain ini bakal jadi wajah baru duel El Clasico.

Biarpun demikian, Barca diyakini sedikit lebih unggul dengan Griezmann. Penyerang Prancis itu sudah lama merumput di La Liga bersama Atletico Madrid, Griezmann tidak perlu beradaptasi lagi.

Hazard menghadapi kasus berbeda. Meski potensinya luar biasa, bagaimanapun Hazard masih perlu waktu untuk menyesuaikan diri dengan sepak bola Spanyol. El Clasico pertama bakal seru, Hazard dan Griezmann bakal berjuang membuktikan diri.

Takkan Ada Gareth Bale di Real Madrid

Takkan Ada Gareth Bale di Real Madrid

Ligabolaspanyol.com – Basel telah menjadi target utama kemarahan para penggemar setelah Real Madrid mengancam akan mengakhiri musim tanpa judul. Setelah tersingkirnya Los Blancos di Liga Champions setelah kekalahan 1-4 (kumulatif 3-5) melawan Ajax Amsterdam pada pertandingan kembali pertandingan keenambelas tadi malam.

Mantan presiden Real Madrid, Ramon Calderon yakin Gareth Bale akan pergi pada akhir musim. Basel dianggap tidak memiliki komitmen untuk Real Madrid.

Karena Real Madrid juga telah dihentikan di semifinal Copa del Rey, hanya ada keberuntungan yang tersisa di La Liga. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa peluang untuk menang di Real Madrid hampir tidak mungkin karena, hingga hari ini, mereka masih 12 poin di belakang papan atas tempat tinggal Barcelona.

Bale dianggap menjadi salah satu biang kegagalan Real Madrid di musim ini. Selain performanya buruk usai hanya mengemas 13 gol di semua kompetisi, Bale juga kerap cedera serta kurang berkomitmen. Padahal, Bale sangat diharapkan bisa menggantikan peran Cristiano Ronaldo yang hengkang ke Juventus.

Baca juga : Akankah Zidane Kembali Ke Madrid

Presiden Real Madrid Florentino Perez dikabarkan sudah tidak sabar lagi kepada Bale sehingga akan dilego di bursa musim panas. Calderon berpendapat Bale tidak punya masa depan lagi di Real Madrid.

“Memang benar bahwa dia bukan pemimpin yang diharapkan orang di sini setelah kepergian Cristiano Ronaldo. Dia menunjukkan kurang memiliki komitmen,” kata Calderon kepada Sky Sports News.

“Orang-orang tidak senang – mereka melihat bagaimana dia mengabaikan rekan satu timnya saat merayakan gol di pertandingan La Liga dan juga cedera-cedera dia.”

“Itu sangat disayangkan. Sayangnya saya tidak melihat dia akan tetap di sini musim depan,” tegasnya.

Akankah Zidane Kembali Ke Madrid

Akankah Zidane Kembali Ke Madrid

Ligabolaspanyol.com – Masa depan Solari menjadi tidak pasti setelah hasil memalukan Madrid pekan lalu. Los Blancos menelan tiga kekalahan beruntun: dua dari Barcelona dan satu dari Ajax.

Santiago Solari akan menghadapi kemungkinan pemecatan minggu ini. Pada saat yang sama, Real Madrid telah menghubungi Zinedine Zidane.

Dari tiga kekalahan, dua di antaranya memungkinkan Madrid kehilangan trofi, masing-masing di Copa del Rey (Barcelona) dan Liga Champions (Ajax). Sementara kekalahan di LaLiga (Barcelona) belum sepenuhnya menutup peluang bagi juara, namun harus sangat realistis.

Sederet nama langsung muncul dalam rumor pengganti Solari. Zidane ada di antaranya, bersama Jose Mourinho dan Mauricio Pochettino.

Sebuah klaim lantas muncul dari stasiun televisi Spanyol, La Sexta, bahwa Madrid sudah mengontak Zidane. Presiden Madrid Florentino Perez ingin pria Prancis itu kembali ke klub.

Baca juga : Teriakkan Fans Madrid, Mourinho

Dalam klaim yang sama, La Sexta menyebut bahwa Zidane menolak kesempatan untuk langsung bergabung, tapi membuka kesempatan di musim panas. Untuk menggoda Zidane, Perez kabarnya bersedia memberikannya kewenangan penuh untuk transfer pemain.

Zidane baru meninggalkan Madrid pada Mei tahun lalu, hanya beberapa hari setelah mengantarkan tim memenangi Liga Champions ketiga secara beruntun. Dia juga membawa Los Merengues memenangi satu titel liga dan Piala Super Spanyol, lalu masing-masing dua gelar Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub.

Pria 46 tahun ini tahu Madrid luar dalam karena sempat bermain dan mengakhiri karier sebagai pesepakbola di sana. Dia berseragam Madrid dari 2001-2006, memenangi enam gelar termasuk satu trofi Liga Champions.

Teriakkan Fans Madrid, Mourinho

Teriakkan Fans Madrid, Mourinho

Ligabolaspanyol.com – Mourinho dikaitkan dengan kembali ke Real Madrid setelah kekalahan telak dari Los Blancos ke Ajax. Real Madrid mengalahkan kemarin (3/3/2019) 1-4 di Santiago Bernabeu pada pertandingan kembali dari enam belas pertandingan terakhir, dan tersingkir dengan skor total 3-5.

Nama Jose Mourinho diteriakkan oleh para penggemar Real Madrid setelah kekalahan Ajax. Mourinho bangga, tetapi ragu untuk berbicara terlalu jauh.

Hasil ini menjadikan masa depan Santiago Solari sebagai pelatih. Ini adalah kekalahan ketiga berturut-turut Real Madrid di Bernabeu, setelah dua kekalahan dari Barcelona di Copa del Rey dan LaLiga.

Mourinho jadi salah satu kandidat terkuat pengganti Solari. Sejumlah fans Real Madrid bahkan menyanyikan namanya di jalanan usai pertandingan kontra Ajax.

Baca juga : Ramos Ancam Tinggalkan Madrid

Sementara itu, eks Presiden Real Madrid Ramon Calderon meyakini sudah ada kontak antara klub dengan Mourinho. Mourinho, yang menikmati ‘panggilan’ para fans, menepis pernyataan ini.

“Saya bangga dengan itu, tapi Real Madrid masih punya manajer. Jelas itu adalah sebuah alasan untuk merasa bangga, tapi tidak lebih dari itu,” ujar Mourinho kepada El Chiringuito.

“Belum ada apapun, bahkan sekadar kontak minimal. Saya belum berbicara dengan pemain atau presiden. Seperti yang Anda bilang, ada rumor-rumor. Tapi rumor-rumor di sepakbola itu buruk,” imbuhnya dilansir Ligabolaspanyol.com.

Ramos Ancam Tinggalkan Madrid

Ramos Ancam Tinggalkan Madrid

Ligabolaspanyol.com – Real Madrid gagal mempertahankan gelar Liga Champions setelah dikalahkan 1-4 oleh Ajax Amsterdam di Santiago Bernabeu, Rabu (3/6/2019) pada dini hari WIB. Real Madrid tidak lolos ke 16 tempat terakhir karena dia kehilangan 3 sampai 5 secara keseluruhan.

Eliminasi Real Madrid dari Liga Champions menghangatkan tim. Sergio Ramos mengancam akan pergi setelah bertengkar hebat dengan Presiden Florentino Perez.

Kekalahan itu tentu saja merampas gelar Real Madrid musim ini karena tersingkir dari Copa del Rey dan sekarang berada di peringkat ketiga dalam peringkat LaLiga dengan selisih 12 poin dibandingkan dengan Barcelona.

Musim 2018/2019 berjalan sangat buruk dan membuat suasana kamar ganti semakin tidak menguntungkan. Situasi ini sudah terasa sejak kepergian Zinedine Zidane dan Cristiano Ronaldo.

Alhasil, Perez sebagai presiden klub pun marah besar melihat performa para pemain belakangan ini, terutama saat disingkirkan Ajax. “Memalukan,” begitu kata Perez saat memasuki ruang ganti Rabu malam kemarin.

Baca juga : Menghitung Hari, Santiago Solari – Real Madrid

Nah, aksi Perez ini rupanya tidak disukai oleh Ramos selaku kapten sekaligus pemain paling senior di klub itu. Menurut laporan AS, El Pais, dan ABC, keduanya bertengkar hebat di dalam ruang ganti.

Perez yang hilang kesabaran lantas mengancam akan mendepak Ramos dari tim secepatnya. Ancaman Perez itu pun diterima Ramos yang siap hengkang jika Perez tak lagi menginginkannya.

“Bayar dulu kontrak saya dan saya akan pergi,” ujar Ramos di depan Perez seperti dikutip AS.

“Saya sudah mengorbankan segalanya termasuk punggung saya untuk lambang ini, klub ini, dan juga Anda,” sambungnya.

Jika Ramos sampai pergi tentu Real Madrid akan sangat kehilangan mengingat perannya begitu penting di lini belakang. Tak cuma Ramos, pemain belakang senior lainnya Marcelo juga bakal pergi karena minim jam terbang musim ini.

Menghitung Hari, Santiago Solari – Real Madrid

Menghitung Hari, Santiago Solari Real Madrid

Ligabolaspanyol.com – Musim 2018/19 hampir pasti berakhir untuk El Real. Setelah tersingkir dari Copa del Rey, Madrid juga kehilangan kesempatan untuk mempertahankan gelar Liga Champions setelah diusir oleh Ajax Amsterdam. Berada di liga, Madrid jauh di belakang Barcelona di peringkat teratas.

Perubahan pelatih Real Madrid sepertinya sudah dekat. Santiago Solari masih bertanggung jawab untuk Madrid, tetapi mungkin hanya sampai awal minggu depan.

Menurut laporan Marca dan AS, Solari kini telah kehilangan kepercayaan dari manajemen klub. Presiden Madrid Florentino Perez dan Manajer Umum Madrid Jose Angel Sanchez bertemu untuk membahas masa depan Solari pada Kamis (3/7/2019), waktu setempat.

Kendati demikian, Solari masih akan mempersiapkan tim untuk melakoni laga lanjutan LaLiga di kandang Real Valladolid pada Minggu (10/3) atau Senin (11/3) dinihari WIB. Keputusan masa depan suksesor Julen Lopetegui itu akan ambil setelah pertandingan.

Baca juga : Madrid Menang Dua Kali Penalti Atas Levante 2-1

Menurut spekulasi yang berkembang, ada dua nama yang paling kencang dikaitkan dengan bangku cadangan Los Blancos yaitu Zinedine Zidane dan Jose Mourinho. Saat ini kedua pelatih sama-sama masih menganggur.

Sementara itu, persoalan masa depan Solari bukan satu-satunya masalah internal Madrid. Bek, pemain senior, sekaligus kapten tim Sergio Ramos dikabarkan berselisih dengan Perez usai Madrid disingkirkan Ajax.

Sang presiden klub mengancam akan menyingkirkan Ramos dari Madrid, yang diterima si pemain. “Bayar dulu kontrak saya dan saya akan pergi,” ujar dia di depan bosnya itu.