Sergio Ramos Siap Melesat Dari Real Madrid

Sergio Ramos Siap Melesat Dari Real Madrid

ligabolaspanyol.com Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Sergio Ramos Siap Melesat Dari Real Madrid. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Sergio Ramos Siap Melesat Dari Real Madrid

Bek Real Madrid, Sergio Ramos, menorehkan catatan manis setelah mencetak gol ke gawang Celta Vigo pada pekan ke-24 La Liga 2019-2020 di Santiago Bernabeu, Senin (17/2/2020) malam.Ramos mencetak gol melalui titik penalti pada menit 65′. Sayangnya, Real Madrid gagal mengalahkan Celta Vigo. Setelah unggul 2-1, gawang Madrid kebobolan oleh Santi Mina pada menit 85′.Ini adalah penalti keempat yang dicetak Ramos pada musim ini. Ia membuktikan bisa menjadi algojo Los Blancos setelah Cristiano Ronaldo pergi.

Bila digabung dengan musilm lalu, Sergio Ramos berhasil mencetak 12 gol lewat penalti. Dua di antaranya di Copa del Rey dan satu di Supercopa de Espana.Ramos terakhir kali gagal eksekusi penalti pada Mei 2018. Sejak itu, dia sudah mencetak 18 gol lewat penalti secara beruntun.Sergio Ramos juga menjadi pemain satu di antara pemain belakang yang produktif di Real Madrid. Pemain berusia 33 tahun ini mencetak tujuh gol seperti Rodrygo Goes.Ramos terakhir kali gagal eksekusi penalti pada Mei 2018. Sejak itu, dia sudah mencetak 18 gol lewat penalti secara beruntun.

Selain diandalkan mencetak gol via penalti, Sergio Ramos dan lini belakang Real Madrid paling sukses di La Liga sejauh ini.Hingga pekan ke-24, Real Madrid baru kebobolan 16 gol dan menjadi yang paling sedikit di La Liga. Sementara, pesaing kuat mereka, Barcelona sudah kebobolan 29 gol.Real Madrid saat ini masih kukuh di puncak klasemen. Namun, akibat hasil imbang dini hari tadi, Real Madrid hanya berjarak satu poin dari Barcelona yang pekan ini mengalahkan Getafe.Banyak yang menyebut sepak bola merupakan permainan yang indah karena kerap menghadirkan banyak cerita, mulai dari drama hingga hadirnya pemain berbakat.

Tak hanya itu, sepak bola sering memperlihatkan insiden keras seperti tendangan kungfu, menggigit hingga mencakar.Bagi penikmat sepak bola pasti mengenal nama-nama seperti Nigel de Jong, Mario Balotelli, Joey Barton, Diego Costa, Luis Suarez atau Gary Medel yang dikenal dengan tingkah buruknya. Tak jarang kartu merah kerap diterima pemain-pemain tersebut.Pelanggaran-pelanggaran keras menjurus kasar kerap terjadi saat tensi pertandingan memuncak. Alhasil, wasit biasanya mengeluarkan kartu kuning atau merah bila pelanggaran yang terjadi tidak dapat ditolerir lagi.

Pelanggaran yang dilakukan seorang pemain bermacam-macam. Pelanggaran tersebut bisa berbentuk tekel keras atau hinaan kepada wasit.

Luka Milivojevic
Kapten Crystal Palace, Luka Milivojevic menjadi satu di antara andalan Roy Hudgson karena kualitas kepemimpinan hingga solidnya di jantung pertahanan. Kendati demikian, Milivojevic kerap melakukan tindakan nakal seperti menarik baju, melakukan tekel untuk menghentikan lawan.Pemain berusia 28 tahun itu tercatat sudah sudah melakukan 39 pelanggaran dan mendapat 9 kartu kuning dalam 22 penampilan musim ini. Meski terbilang kasar, Luka Milivojevic belum mendapat kartu kuning di Premier League musim ini.Dalam dua musim terakhir, Milivojevic sudah melakukan 129 pelanggaran dan 18 kartu kuning. Kondisi tersebut membuat Luka Milivojevic menjadi satu di antara pemain paling tidak disiplin di Premier League.

Nicolo Barella
Nicolo Barella menjadi satu di antara properti panas di sepak bola Italia karena potensi besar yang dimilikinya. Pemain berusia 22 tahun itu bisa dibilang merupakan playmaker stylish yang memiliki ketenangan di lapangan.Meski begitu, Barella masuk dalam kategori pemain tidak disiplin. Musim ini, Barella sudah melakukan 32 pelanggaran dan mengoleksi delapan kartu kuning dari 18 penampilan di Serie A.Tak hanya itu, ia mendapat dua kartu kuning dalam empat laga di Liga Champions. Dalam tiga musim terakhir, Barella total mendapatkan 35 kartu kuning.Itu artinya Barella paling tidak mendapat 10 kartu kuning per musim.

Damian Suarez
Nama ketiga yang masuk kategori pemain liar ialah Damian Suarez dari klub La Liga, Getafe. Pemain berusia 31 tahun itu hampir tak pernah absen dari buku catatan wasit karena kerap melakukan tekel yang berbuah pelanggaran.Musim ini, Damian Suarez sudag mendapat 10 kartu kuning dari 19 penampilan. Angka tersebut tentunya masih bisa bertambah karena liga masing berlangsung.Selama tiga musim terakhir, Damian Suarez sudah mendapatkan 44 kartu kuning dan dua kartu merah di semua ajang. Ketidakdisiplinannya membuat pemain berpaspor Uruguay itu kerap absen dalam beberapa pertandingan.Terbaru, Damian Suarez harus mendapat skorsing selama empat pertandingan karena menjadi pelaku perkelahian.

Baca Juga : Messi Comeback Barcelona Kembalikan Naganya

Granit Xhaka
Gelandang Arsenal, Granit Xhaka dikenal pemain yang tak bisa tenang dan kerap tampil brutal saat mengambil bola dari lawannya. Musim ini, pemain asal Swiss itu sudah melakukan 44 pelanggaran dan mendapat 7 kartu kuning.Catatan buruk Xhaka memang sudah tercatat pada musim-musim sebelumnya. Total 32 kartu kuning dan 2 kartu merah yang sudah didapat Xhaka dalam tiga musim terakhir.Tindakan buruk yang dilakukan Xhaka kerap membuatnya mendapat sanksi. Pada awal musim ini, Xhaka dipaksa melepas ban kapten yang melingkar dilengannya karena perlakukan buruknya terhadap publik Emirates Stadium.Kelakuan Xhaka langsung menuai reaksi dari pundit sekaligus mantan pemain Manchester United, Gary Neville.

“Granit Xhaka membuat terlalu banyak kesalahan, tidak belajar, dia tidak disiplin, dia sangat miskin. Saya tidak pernah tahu seorang pemain melakukan kesalahan permainan yang sama setelah pertandingan, dia memiliki disiplin yang buruk,” ujar Gary Neville, seperti dilansir dari Sportskeeda.”Dia melakukan ratusan pelanggaran setiap pertandingan, dia mendapat kartu kuning atau merah setiap kali saya melihatnya, rasanya seperti, dan tingkat kinerjanya buruk untuk Arsenal,” tambahnya.

Sergio Ramos
Sergio Ramos tak asing dalam pelanggaran kasar. Sepanjang kariernya, Ramos total sudah memeroleh 173 kartu, 19 di antaranya merupakan kartu merah.Hal tersebut menjadikannya sebagai pemain yang paling sering diusir wasit di La Liga. Kendari demikian, Ramos mampu mengukir banyak prestasi bersama klubnya, Real Madrid.Beberapa gelar yang pernah direngkuh Ramos bersama El Real antara lain empat trofi La Liga, empat penghargaan Liga Champions, Piala Dunia Antarklub dan masih banyak lagi.

Sergio Ramos adalah pemain yang cukup berpengaruh di Real Madrid. Dari sisi pengalaman, Ramos sangat berguna bagi Real Madrid.Menurut AS, Florentino Perez dan Real Madrid tengah mencari cara untuk mengatasi permasalahan itu. Satu di antara pilihan yang bisa diambil adalah dengan memanfaatkan sisa kontrak Ramos.Dalam masa satu tahun kontrak Ramos, manajemen akan menyuruh Raphael Varane berguru secara betul dengan seniornya itu. Jadi, ketika manajemen memutuskan melepas Ramos, Varane sudah siap menjadi pengganti yang sepadan.

Real Madrid berpotensi tak memperpanjang kontrak Sergio Ramos. Sejumlah laporan menyebut, Los Blancos ingin mendatangkan pemain yang lebih muda.Sergio Ramos adalah maskot Real Madrid. Bek asal Spanyol itu telah merumput di Santiago Bernabeu sejak tahun 2005. Itu artinya, Ramos sudah hampir 15 tahun berseragam Real Madrid.Namun menurut rumor yang beredar, manajamen klub tidak akan lagi memperpanjang kontrak Sergio Ramos yang bakal berakhir pada 2021. Melansir dari Ronaldo, alasannya tak jauh-jauh dari usia. Hal itu menjadi faktor pertama.

Saat ini, Ramos telah berusia 33 tahun. Usia yang tak bisa lagi dibilang muda di tengah gempuran talenta baru yang bertebaran di Eropa saat ini.Faktor kedua adalah sang pemain menuntut kontrak baru berdurasi dua tahun. Permintaan itu tentu menjadi pertimbangan sendiri bagi manajemen klub.Menurut kebijakan Real Madrid, pemain di atas 30 tahun hanya akan diberikan perpanjangan satu tahun. Menurut laporan, klub berpotensi mencari talenta baru yang lebih muda ketimbang mempertahankan Sergio Ramos.

Sergio Ramos Bek Terbaik Sedunia

Sergio Ramos Bek Terbaik Sedunia

ligabolaspanyol.com Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Sergio Ramos Bek Terbaik Sedunia. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Sergio Ramos Bek Terbaik Sedunia

Sergio Ramos bicara soal kualitasnya sebagai salah satu bek terbaik di dunia. Kapten Real Madrid ini mengisahkan perjuangannya untuk mencapai posisi sekarang, dengan belasan trofi dalam lemarinya.Tidak sedikit yang mengakui Ramos sebagai bek terbaik di dunia. Ramos boleh jadi temperamental, tapi kemampuannya di lapangan luar biasa, juga jago mencetak gol-gol penting.Salah satu bek muda terbaik saat ini, Matthijs de Ligt pun pernah mengaku mengidolakan Ramos sebagai panutan dalam perkembangan kariernya. De Ligt jelas tidak sendiri, pasti ada beberapa bek muda lain yang juga mengagumi Ramos

Bek Terbaik Madrid
Ramos layak dipertimbangkan sebagai salah satu bek terbaik dalam sejarah El Real. Dia telah menghabiskan 14 tahun di Santiago Bernabeu, dengan koleksi 4 gelar La Liga dan Liga Champions – juga selama itu meraih Piala Dunia dan Euro bersama Timnas Spanyol.”Saya merasa bangga. Pada akhirnya, ini bukanlah sesuatu yang diberikan begitu saja pada saya,” ungkap Ramos.”Di balik tembok ini segalanya soal kerja keras, pengorbanan, dedikasi dan konsistensi. Sebab ini bukan hanya soal tantangan mencapai puncak, tapi tentang tetap berada di sana.””Ada banyak hal di balik layar yang tidak diketahui banyak orang, sukses bukanlah kebetulan. Semoga warisan saya bisa menginspirasi jutaan anak kecil bahwa ketika Anda berjuang meraih sesuatu, mimpi itu akan terwujud dan segalanya bisa diraih,” lanjutnya.

Baca Juga : Barca Serius Kebelet Lautaro

Pengganti Ramos
Kepergian Ramos dari Madrid hanya masalah waktu. Artinya, generasi bek tengah hebat lainnya punya kesempatan untuk membuktikan diri sebagai yang terbaik.Ramos tidak bermaksud membanding-bandingkan, tapi dia tahu ada beberapa calon bek tengah terbaik yang sudah menunjukkan kemampuan mereka sejauh ini, salah satunya Matthijs de Ligt di Juventus.”Pada akhirnya, perbandingan bukan hal bagus. Ada lini produksi yang bagus di Real Madrid, Anda harus terus menjaga basis nasional itu,” sambung Ramos.”Di bursa transfer ada beberapa pemain bagus yang bisa didatangkan tim mana pun. De Ligt adalah bek yang menjanjikan, dia butuh pengalaman, tapi dia memang pemain untuk masa depan,” tandasnya.