Zidane Lupakan Kekalahan Copa del Rey

Zidane Lupakan Kekalahan Copa del Rey

ligabolaspanyol.com Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Zidane Lupakan Kekalahan Copa del Rey. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Zidane Lupakan Kekalahan Copa del Rey

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengaku kecewa timnya gagal lolos ke semifinal Copa del Rey. Meski begitu, Zidane menyebut Madrid sudah melupakan hasil minor tersebut.El Real bersua Real Sociedad di Santiago Bernabeu, Kamis (6/2/2020). Los Blancos tampil dominan dengan mencatatkan 64,7 persen penguasaan bola, berbanding 35,3 persen milik Sociedad.Bukan hanya itu, Real Madrid juga melepaskan 24 tembakan yang 10 di antaranya mengarah ke gawang. Di sisi lain, Real Sociedad hanya memperoleh lima peluang bagus dari 10 kesempatan.

Meski menguasai jalannya laga, Madrid kalah efektif ketimbang Sociedad. El Real pun akhirnya menelan kekalahan 3-4 dari La Real.Ketiga gol Real Madrid disarangkan Marcelo pada menit ke-59, Rodrygo Goes menit ke-81, dan Nacho menit ke-90+3′. Adapun keempat gol Real Sociedad tercipta atas nama Martin Odegaard (22′), Alexander Isak (54′, 56′), dan Mikel Merino (69′).Hasil tersebut sekaligus membuat catatan tak terkalahkan Madrid di seluruh ajang terhenti di angka 21. Real Madrid juga gagal lolos ke semifinal Copa del Rey.Real Madrid harus tersingkir dari Copa del Rey setelah kalah dramatis 3-4 dari Real Sociedad di Santiago Bernabeu, Jumat (7/2/2020) dini hari WIB. Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengaku tersakiti dengan kekalahan tersebut, tapi juga menerima kenyataan pahit itu.

Real Madrid harus tertinggal 0-3 terlebih dulu lewat gol Martin Odegaard pada menit ke-22, dan dua gol Alexander Isak pada menit ke-54 dan 56′.Meski sempat membalas lewat Marcelo pada menit ke-59′, Madrid akhirnya tertinggal 1-4 setelah tim tamu menambah keunggulan pada menit ke-69 lewat gol Mikel Merino.Real Madrid terus berusaha untuk menyerang dan akhirnya mencetak dua gol tambahan yang dicetak Rodrygo pada menit ke-81 dan Nacho pada masa injury time. Real Madrid akhirnya tersingkir karena kalah 3-4.Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengaku kekalahan tersebut sangat menyakitkan bagi timnya. Namun, di satu sisi, Zidane menerima kekalahan tersebut.

Baca Juga : Aubameyang Segera Gantikan Serigala Suarez

Zinedine Zidane menyebut timnya sudah melupakan hasil minor di Copa del Rey. Kini, Los Blancos akan fokus menjalani laga yang tersisa pada musim ini, yakni di La Liga dan Liga Champions.Lawan berikutnya yang akan dihadapi Real Madrid adalah Osasuna di Estadio El Sadar, Minggu (9/2/2020). Madrid wajib memetik kemenangan jika ingin mengamankan puncak klasemen sementara La Liga.

Saat ini, mereka mendulang 49 poin hasil dari 22 laga. Karim Benzema dkk. unggul tiga poin atas Barcelona di peringkat kedua.”Kami tidak gembira dengan pertandingan di Copa del Rey. Kami sudah menganalisa semua hal dan hal positif yang kami miliki adalah kami akan bermain tiga hari kemudian,” ujar Zidane.”Sekarang kami hanya memikirkan mengenai pertandingan ini (kontra Osasuna) saja, dan untuk kembali melakukan apa yang sedang kami lakukan. Kami tidak akan menyia-yiakan performa yang telah kami lakukan hingga saat ini karena satu pertandingan saja,” lanjutnya.

“Ini menyakitkan. Kami harus jujur, tidak ada yang suka kekalahan,” ujar Zidane seperti dilansir BBC Sports.”Meski tertinggal 1-4, kami terus berjuang hingga pertandingan usai. Namun, itu tetap tidak memungkinkan. Kami harus memberikan selamat kepada tim lawan dan juga menerima kekalahan,” lanjut pelatih Real Madrid asal Prancis itu.Tersingkirnya Real Madrid justru diikuti oleh Barcelona yang memulai pertandingan ketika Los Blancos sudah pasti tersingkir. Barcelona kalah tipis 0-1 dari Athletic Bilbao dalam laga yang digelar di San Mames, Jumat (7/2/2020) dini hari WIB.

Barcelona sebenarnya mendominasi permainan sejak awal pertandingan. Sejumlah peluang didapatkan oleh Ansu Fati dan Frenkie de Jong, tapi tak satu pun bisa diselesaikan dengan baik.Hingga akhirnya, Athletic membuat publik San Mames bersorak kegirangan pada akhir pertandingan. Tepatnya pada menit ketiga masa injury time, tandukan Inaki Williams mengarah ke sudut bawah gawang Barcelona dan tak mampu dijangkau oleh Marc-Andre ter Stegen.Satu gol tersebut cukup untuk membuat Barcelona pulang dari Bilbao dengan kepala tertunduk karena tersingkir dari Copa del Rey.

Akankah Zidane Kembali Ke Madrid

Akankah Zidane Kembali Ke Madrid

Ligabolaspanyol.com – Masa depan Solari menjadi tidak pasti setelah hasil memalukan Madrid pekan lalu. Los Blancos menelan tiga kekalahan beruntun: dua dari Barcelona dan satu dari Ajax.

Santiago Solari akan menghadapi kemungkinan pemecatan minggu ini. Pada saat yang sama, Real Madrid telah menghubungi Zinedine Zidane.

Dari tiga kekalahan, dua di antaranya memungkinkan Madrid kehilangan trofi, masing-masing di Copa del Rey (Barcelona) dan Liga Champions (Ajax). Sementara kekalahan di LaLiga (Barcelona) belum sepenuhnya menutup peluang bagi juara, namun harus sangat realistis.

Sederet nama langsung muncul dalam rumor pengganti Solari. Zidane ada di antaranya, bersama Jose Mourinho dan Mauricio Pochettino.

Sebuah klaim lantas muncul dari stasiun televisi Spanyol, La Sexta, bahwa Madrid sudah mengontak Zidane. Presiden Madrid Florentino Perez ingin pria Prancis itu kembali ke klub.

Baca juga : Teriakkan Fans Madrid, Mourinho

Dalam klaim yang sama, La Sexta menyebut bahwa Zidane menolak kesempatan untuk langsung bergabung, tapi membuka kesempatan di musim panas. Untuk menggoda Zidane, Perez kabarnya bersedia memberikannya kewenangan penuh untuk transfer pemain.

Zidane baru meninggalkan Madrid pada Mei tahun lalu, hanya beberapa hari setelah mengantarkan tim memenangi Liga Champions ketiga secara beruntun. Dia juga membawa Los Merengues memenangi satu titel liga dan Piala Super Spanyol, lalu masing-masing dua gelar Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub.

Pria 46 tahun ini tahu Madrid luar dalam karena sempat bermain dan mengakhiri karier sebagai pesepakbola di sana. Dia berseragam Madrid dari 2001-2006, memenangi enam gelar termasuk satu trofi Liga Champions.