Camavinga Mencoba Respon Hasil Seri Lawan Sociedad

Camavinga Mencoba Respon Hasil Seri Lawan Sociedad

Camavinga Mencoba Respon Hasil Seri Lawan Sociedad Real Madrid sendiri harus puas untuk bermain dengan skor tanpa gol ketika melawan Real Sociedad. Menurut Eduardo Camavinga, hasil tersebut tak akan membuat timnya kehilangan rasa dari percaya diri.

Dalam sebuah pertandingan yang berlangsung di Santiago Bernabeu, hari Senin kemarin (30/1)  WIB, Real Sociedad suskes untuk memaksa Madrid untuk bermain dengan skor tanpa gol.

“Ada pertandingan sewaktu kami tak berhasil mencetak gol. Ini musim yang panjang, kami tidak akan kehilangan kepercayaan diri dan kami menantikannya sebab ada sebuah pertandingan lain dalam kurun waktu tiga hari,” ucapnya selepas pertandingan.

Baca Juga: Dembele Dipastikan Cuti Ketika Lawan MU

Sementara itu, Camavinga sendiri bicara dengan keputusan Ancelotti untuk memainkannya pada posisi bek sayap kiri di Piala Dunia. “Saya telah bermain sebagai bek kiri di Piala Dunia. Saya di sini untuk membantu tim dan memberikan segalanya untuk tim tersebut. Saya juga bermain di posisi ini selama 30 menit di akademi Rennes,” ujarnya.

“Musim yang masih panjang, masih banyak pertandingan yang akan datang. Saya tak dapat memberi tahu Anda siapa yang akan menang atau tidak pada tahap tersebut, lima poin bukanlah apa-apa, kita akan lihat apa yang terjadi.” Dengan hasil yang seri tersebut, maka Real Madrid harus puas tertahan di peringkat kedua setelah cuma sanggup untuk mengumpulkan sebanyak 42 poin atau tertinggal lima poin dari Barcelona. Lawan tim besutan Carlo Ancelotti berikutnya ialah sebuah pertandingan tengah pekan menghadapi Valencia. Menjelang perjalanan ke Maroko bulan depan untuk Piala Dunia Klub FIFA, melawan Seattle Sounders, Al Ahly atau Auckland City.

 

Ancelotti Patikan Benzema Akan Tampil Ketika Melawan Barcelona

Ancelotti Patikan Benzema Akan Tampil Ketika Melawan Barcelona

Ancelotti Patikan Benzema Akan Tampil Ketika Melawan Barcelona Kabar senang menghampiri Real Madrid. Pelatih Carlo Ancelotti memberi kabar Karim Benzema sudah fit dan siap untuk bertanding di final Piala Super Spanyol.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Real Madrid sendiri sukses lolos ke partai final usai sukses menyingkirkan Valencia lewat drama adu penalti. Sedangkan Barcelona mendepak Real Betis juga dalam drama adu penalti.

Dalam pertandingan final tersebut, Real Madrid memperoleh sebuah kabar yang cukup menggembirakan. Benzema yang merupakan bomber andalan sudah sembuh dari cedera sehingga dapat bertanding dalam pertandingan bertajuk El Clasico tersebut.

Baca Juga: Pellegrini Mengaku Puas Usai Real Betis Disapu Barcelona

Penyerang yang berkebangsaan Prancis tersebut mengalami cedera berkepanjangan sehingga tidak dapat bertanding di ajang Piala Dunia 2022. Dia juga telah tampil pada sesi semifinal ketika suskes meraih kemenangan atas Valencia.

“Benzema sudah  kembali. Itu membuat kami percaya diri menuju paruh kedua musim ini. Dia terlihat termotivasi dan berlatih dengan baik. Dia merupakan pemain kunci untuk  kami. Tim sudah melakukannya dengan baik untuk mengisi sepatunya di awal musim tetapi dia akan sangat penting untuk maju,” ucap Ancelotti dalam konferensi pers jelang pertandingan.

“Kami selalu khawatir ketika kami para pemain kami mengalami cedera. Kami cuma punya dua orang yang tersisa di Madrid dan Lucas Vázquez”.

“Eder Militao dan Eduardo Camavinga sudah sembuh dengan baik dan tak akan ada masalah sama sekali. Sulit untuk pulih dari perpanjangan waktu namun kami akan baik-baik saja pada waktunya untuk pertandingan,” sambungnya.

Perihal Rumor Bellingham Ke Real Madrid Ancelotti Buka Suara

Perihal Rumor Bellingham Ke Real Madrid Ancelotti Buka Suara

Perihal Rumor Bellingham Ke Real Madrid Ancelotti Buka Suara Manajemen Real Madrid diwartakan tertarik untuk mendatangkan Jude Bellingham. Carlo Ancelotti akhirnya juga buka suara perihal hal tersebut.

Los Blancos tidak siap untuk mendatangkan Bellingham dengan segala cara, dan dengan tim seperti Manchester City, Paris Saint-Germain dan Liverpool mengikuti keadaan tersebut, Florentino Perez tahu bahwa ini merupakan pertarungan yang tak dapat dia menangkan.

Menurut Marca sendiri Real Madrid cuma menaikkan tawaran mereka hingga maksimum 110 juta euro. Bila Borussia Dortmund menuntut lebih, Bellingham akan bermain di tempat lain. Mungkin ada ruang untuk penawaran terhadap variabel, namun itu ialah jaminan maksimal yang akan mereka berikan.

Terserah Real Madrid untuk meyakinkan Bellingham sendiri bahwa Santiago Bernabeu ialah langkah yang tepat untuknya. Liverpool digadang-gadang menjadi pesaing utama Los Blancos, yang memiliki daya tarik untuk mengizinkan Bellingham kembali ke negara asalnya.

Baca Juga: Penampilan Hazard Dikomentari Oleh Pemain Cacereno

Tugas mereka ialah memastikan Bellingham memberi tahu Dortmund bahwa itu Real Madrid atau bukan apa-apa. Ancelotti ditanya apakah dia meminta raja untuk mendatangkan Jude Bellingham di musim panas. Dia menolak pertanyaan tersebut sedikit dengan menunjukkan bahwa ada banyak gelandang baru dan Bellingham bukan satu-satunya pilihan di pasar.

“Bellingham menunjukkan di Piala Dunia bahwa dia merupakan gelandang yang hebat, namun ada banyak gelandang muda yang datang. Enzo Fernández melakukannya dengan baik di Piala Dunia, Pedri dan Gavi juga melakukannya dengan baik,” katanya.

“Bellingham ialah salah satu dari banyak gelandang muda yang tengah naik daun. Banyak media yang keluar dan Bellingham adalah satu-satunya, tapi saya tetap menggunakan gelandang muda saya. Kami memiliki banyak gelandang muda yang sangat bagus.

“Ada banyak pemain muda seperti Aurelien Tchouaméni, Eduardo Camavinga, dan Fede Valverde,” tambahnya.

Camavinga Kembali Cetak Rekor Baru Sewaktu Lawan Tunisia

Camavinga Kembali Cetak Rekor Baru Sewaktu Lawan TunisiaEduardo Camavinga sendiri membuat dampak yang signifikan untuk Prancis ketika melawan Tunisia. Bek muda tersebut mencetak sebuah rekor baru. Apakah itu?

Pemain belakang memiliki Real Madrid yang berusia 20 tahun merupakan salah satu prospek menonjol di dunia sepakbola ini biasa berposisi sebagai gelandang tengah.

Tapi, dengan tempat Prancis di sesi sistem gugur telah aman, pelatih Les Bleu yakni Didier Deschamps memilih untuk memutar timnya untuk pertandingan grup terakhir melawan Tunisia.  Itu juga termasuk mengeluarkan Eduardo Camavinga dari posisi aslinya, serta pemain muda tersebut tampil baik. Dia sukses memenangkan sebanyak 18 duel.

Sofascore melaporkan bahwa penghitungan Camavinga ialah jumlah duel tertinggi yang dimenangkan oleh seorang pemain Prancis dalam satu pertandingan Piala Dunia dalam database mereka, sejak Piala Dunia tahun 1966.

Baca Juga: Pelatih Uruguay Memastikan Tak Akan Mainkan Araujo

Pencapaian yang diraup Camavinga semakin menonjol mengingat ini merupakan  pertama kalinya dia bermain sebagai bek kiri dalam karir profesionalnya, dengan 153 penampilan lainnya datang di posisi lini tengah pilihannya.

Terlepas dari penampilan Camavinga, Prancis sendiri akhirnya kalah 1-0, dengan Wahbi Khazri mencetak gol untuk Tunisia. Gol telat Antoine Griezmann dibatalkan oleh VAR. Prancis sendiri masih lolos sebagai juara grup dan akan menghadapi Polandia pada hari Minggu di sesi 16 besar.

Penampilan Camavinga melawan Tunisia merupakan penampilan pertamanya untuk Prancis di turnamen besar dan dia akan berharap untuk tampil jauh lebih baik beberapa menit kemudian di pertandingan tersebut.