Atletico Klaim Perpanjangan Kontrak Pablo Barrios

Atletico Klaim Perpanjangan Kontrak Pablo Barrios

Atletico Klaim Perpanjangan Kontrak Pablo Barrios Atletico Madrid sudah klaim akan perpanjangan kontrak bintang muda mereka yakni Pablo Barrios. Sang gelandang sendiri menjadi salah satu pemain muda bersinar yang diberikan peluang oleh Diego Simeone untuk bermain dengan tim utama dan penampilannya terbilang cukup memuaskan.

Atletico Madrid sudah mengatakan akan perpanjangan kontrak pemain muda Pablo Barrios, gelandang kelahiran Madrid bergabung dengan akademi Real Madrid di 2011, tapi ia membuat keputusan berani untuk pindah ke klub lawan sekota, Los Colchoneros di usianya yang ke-14 pada tahun 2017 lalu.

Barrios merupakan pemain yang bersinar di tim muda Atletico hingga akhirnya pihak klub menyetujui kontrak profesional dengannya pada 2022 lalu. Diego Simeone juga membawanya bermain dengan tim utama bulan Oktober lalu, dan ia sudah menjalani akan debutnya bersama tim senior dan telah mencatatkan sebanyak delapan penampilan di semua pertandingan, sang gelandang juga merupakan anggota tim U-21 Spanyol.

Baca Juga: Hernandez Memuji Zubimendi Setinggi Tingginya

Simeone sendiri memuji pemain yang berusia 19 tahun tersebut sebagai salah satu talenta gemilang di La Liga dan pihak klub sudah mengupayakan perpanjangan kontraknya sejak sebelum Piala Dunia, seperti dilansir dari laman resmi Los Rojiblancos, Barrios sudah memperpanjang kontraknya dengan pihak klub tiga tahun dari kontrak terbarunya hingga tahun 2028 mendatang, dengan klausa rilis yang dicantumkan di dalamnya yang jumlahnya meningkat semula 40 Juta Euro menjadi 100 Juta Euro.

Diego Simeone sudah menjadikan Barrios starter di pertandingan sesi 16 besar Copa del Rey di mana timnya menang atas Levante dan sang gelandang kemungkinan juga akan disertakan dalam skuat mereka yang akan menghadapi Real Madrid di tengah minggu nanti.

Hernandez Memuji Zubimendi Setinggi Tingginya

Hernandez Memuji Zubimendi Setinggi Tingginya

Hernandez Memuji Zubimendi Setinggi Tingginya Barcelona sendiri berkali-kali diberitakan tengah mengincar gelandang Martin Zubimendi. Pelatih Xavi Hernandez juga tidak sungkan untuk memberikan pujiannya.

Zubimendi sendiri punya klausul rilis sebesar 53 juta pounds dalam kontraknya di klub Basque, di mana ia sudah tampil sebanyak 120 kali di tim utama selepas lulus dari sistem akademi mereka.

Laporan di pers Spanyol mengatakan sang gelandang deep-lying menolak peluang untuk bergabung dengan The Gunners bulan tersebut sebab loyalitas terhadap klubnya. Xavi Hernandez telah berselisih dengan rencana Barca untuk menggantikan sang gelandang lama Sergio Busquets di akhir musim.

Presiden Barca Joan Laporta mendorong tim untuk mengontrak gelandang Wolves Ruben Neves, sebab supremo klub punya hubungan dekat dengan agennya Jorge Mendes. Tapi, sang mantan bintang Barca tersebut memilih Zubimendi.

Baca Juga: Penyerang Real Madrid Dapat Menimbulkan Masalah Bagi Madrid

Sementara direktorat olahraga tim tak percaya bahwa pemain baru diperlukan untuk posisi tersebut sebab mereka percaya Frenkie de Jong dapat memainkan peran tersebut namun sang pelatih tak setuju. Barca sendiri akan bermain melawan La Real minggu tersebut dalam pertandingan Piala Raja Spanyol dengan Xavi menumpuk pujian terhadap gelandang lawan. Dia bahkan bertindak lebih jauh dengan pertanyaan yang membandingkan Zubimendi dengan Busquets.

“Dia merupakan sosok pemain yang lebih fisik dan lebih cepat daripada Busi, yang secara teknis jauh lebih baik. Tapi tak hanya Zubimendi, semua pemain posisi tengah. Tim yang hebat mengunjungi kami. Zubimendi ialah pesepakbola yang hebat,” ucapnya.

“Kami bekerja dengan cara yang sama di sepak bola akar rumput. Namun La Real pun bekerja sangat baik dengan akademi. Kami kekurangan poros pertahanan yang merupakan masa depan Busquets.”

Thiago Berikan Penjelasan Alasan Dirinya Tinggalkan Barcelona

Thiago Berikan Penjelasan Alasan Dirinya Tinggalkan Barcelona

Thiago Berikan Penjelasan Alasan Dirinya Tinggalkan Barcelona Thiago Alcantara buka suara perihal keputusan pergi dari Barcelona, dan pindah ke raksasa Bundesliga yakni Bayern Munchen pada tahun 2013 lalu.

Selepas membagi waktu di masa mudanya antara Spanyol dan Brasil sebab karier ayahnya, Mazinho yang juga merupakan pesepakbola profesional, Thiago sendiri bersinar di akademi La Masia yang terkenal di Barca pada akhir tahun 2000-an.

Dia pertama kali masuk ke tim utama di musim terakhir Pep Guardiola sebagai pelatih dan sebagian besar dilihat sebagai penerus dalam jangka waktu yang panjang untuk dua gelandang paling berpengaruh untuk tim pada waktu itu yakni Xavi Hernandez dan juga si Andres Iniesta.

Baca Juga: Pedri Menuntut Barcelona untuk Main Lebih Kejam

Sementara dia berhasil membuat sebanyak 81 penampilan dalam dua musim terakhirnya untuk Barcelona, ​​​​Thiago pun merasa harus bermain jauh lebih banyak lagi di usianya waktu itu, yang membuatnya bergabung dengan Guardiola di Bayern Munchen.

“Saya sendiri bermain dengan banyak legenda di Barça. Kemudian saya kesusahan untuk bermain sebanyak yang saya inginkan,” Ucapnya terhadap BT Sport.

“Pep Guardiola meninggalkan tim dan bergabung dengan Bayern. Dia bertanya apa yang salah dengan saya. Motif penentu Bayern ialah: ‘Saya perlu menit bermain, saya harus bermain’.”

Sang gelandang menikmati masa tujuh tahun yang berhasil di Bayern, walau waktunya di Jerman dirusak oleh berbagai masalah cedera.

Setelah membantu The Bavarians menjuarai Liga Champions pada 2020, ia secara mengejutkan pindah ke Liverpool, membuat sebanyak 91 penampilan untuk The Reds sejak kepindahan tersebut.

Sevilla Sah Umumkan Pemutusan Akan Kontrak Isco

Sevilla Sah Umumkan Pemutusan Akan Kontrak Isco

Sevilla Sah Umumkan Pemutusan Akan Kontrak Isco Sevilla sah mengumumkan pemutusan kontrak Isco Alarcon cuma empat bulan usai sang gelandang bergabung dari Real Madrid pada musim panas silam.

Dalam pengumumannya, tim yang berasal dari Andalusia tersebut mengatakan: “Sevilla FC sudah mencapai kesepakatan dengan Isco Alarcon untuk memutus kontraknya. Sang gelandang bergabung dengan tim pada musim panas kemarin usai membela Real Madrid. Klub ingin mendoakan yang terbaik untuk Isco di masa depan.”

Isco gabung Los Nervionenses secara bebas transfer dan baru bermain sebanyak 19 kali di semua ajang, dengan rincian 12 pertandingan di La Liga, enam di Liga Champions, dan satu pertandingan Copa del Rey.

Dia mengukir satu gol dalam periode yang sangat singkat tersebut yang tercipta dalam pertandingan Liga Champions kontra FC Copenhagen selagi menciptakan tiga assist.

Baca Juga: Isco Akan Mengakhiri Kontraknya Dengan Sevilla Lebih Awal

Perekrutan Isco sangat dipengaruhi oleh Julen Lopetegui, yang notabenenya merupakan mantan pelatih Real Madrid. Dilansir dari Football-Espana, Jorge Sampaoli tak  melihatnya sebagai seorang pemain kunci dan sebab itu, kepergiannya tidak terelakkan.

Pemain yang berusia 30 tahun tersebut tadinya dikontrak selama dua tahun bersama kubu Estadio Ramon Sanchez Pizjuan. Pada saat ini, masa depannya belum diketahui, namun dilansir dari Football-Espana, ada kemungkinan dirinya bereuni lagi dengan Lopetegui di Wolverhampton Wanderers.

Di sisi lain, Sevilla kabarnya akan kembali mengejar Luis Alberto dari Lazio, yang sebelumnya pernah diminati oleh mereka pada musim panas lalu.

Barcelona Awasi Gelandang Mudanya Arsenal

Barcelona Awasi Gelandang Mudanya Arsenal  Arsenal berisiko kehilangan talenta muda mereka yakni Charlie Patino, sebab Barcelona dilaporkan ingin memanfaatkan keadaan kontrak sang gelandang di Emirates Stadium.

Charlie Patino sedang dipinjamkan ke Blackpool musim ini dan dia sendiri berada di tahun terakhir kontraknya di Emirates Stadium. Sudah  dikatakan bahwa Arsenal punya  pilihan  untuk mengaktifkan perpanjangan kontrak selama dua tahun, namun pembicaraan dengan remaja tersebut belum dilakukan.

Baca Juga: Laporta Akui Barcelona Tak Dapat Beli Pemain Di Bursa Pemindahan Januari

Bulan kemarin, muncul pemberitaan bahwa sejumlah tim Premier League serta tim dari seluruh Eropa mengawasi keadaannya. Dan menurut Calciomercato, Barcelona merupakan salah satu tim yang memantau dengan cermat Patino menjelang kemungkinan pemindahan pada tahun 2023.

Dikatakan juga bahwa Patino mengidolakan Sang legenda Barcelona Andres Iniesta ketika tumbuh dewasa. Dan bila benar-benar serius, Blaugrana akan dapat berbicara dengan Patino mulai Januari untuk membawanya dengan status bebas pemindahan.