Modric Dan Kroos Dipercaya Takkan Keberatan Digantikan

Modric Dan Kroos Dipercaya Takkan Keberatan Digantikan

Modric Dan Kroos Dipercaya Takkan Keberatan Digantikan Menjelang pertandingan kontra Atletico Madrid, pelatih Real Madrid yakni Carlo Ancelotti, mempercayai Toni Kroos dan juga Luka Modric akan menerima dengan lapang dada bila dicadangkan.

Los Blancos sendiri akan menghadapi lawan sekotanya di Santiago Bernabeu dalam pertandingan bertajuk El Derbi Madrileno di perempat final Copa del Rey, Jumat (27/1) dini hari nanti WIB.

Di tengah padatnya jadwal pertandingan, bukan tak mungkin bila Real Madrid akan memaksimalkan kedalaman skuatnya dan merotasi sejumlah pemain kuncinya, tak terkecuali Luka Modric dan juga Toni Kroos.

Keduanya memanglah merupakan sosok pemain kunci untuk permainan Madrid, tapi Carlo Ancelotti meyakini bahwa kedua pemain veteran itu takkan keberatan untuk bermain sebagai cadangan sewaktu dibutuhkan.

Baca Juga: Ancelotti Percaya Diri Real Madrid Sanggup Kalahkan Atletico

“Mereka merupakan profesional dan memahami betul tentang apa klub tersebut. Mereka mengetahui kualitas dari tim tersebut dan saya pikir saya tak harus menjelaskan apa pun,” ucap Ancelotti dalam konferensi persnya, dikutip dari Marca.

“Kami berbicara di awal musim, ini merupakan waktunya untuk transisi dan semua orang harus memahami. Baik para pemain muda dan veteran. Pemahaman dan kesabaran ini dari para veteran juga merupakan hal yang vital pada musim kemarin,” lanjut Don Carlo.

Baik Modric dan Kroos sama-sama hanya terikat kontrak hingga akhir musim tersebut. Tapi, keduanya masih menjadi andalan dengan sang maestro asal Kroasia memainkan sebanyak 23 pertandingan selagi mencetak lima gol dan dua assist.

Sementara itu, Kroos sendiri sudah memainkan total sebanyak 24 pertandingan di semua ajang untuk Madrid, dengan kesuksesan mencetak dua gol dan empat assist.

Sebab Dikalahkan Madrid Valverde Keluhkan Efektivitas Bilbao

Sebab Dikalahkan Madrid Valverde Keluhkan Efektivitas Bilbao

Sebab Dikalahkan Madrid Valverde Keluhkan Efektivitas Bilbao Pelatih Athletic Bilbao yakni Ernesto Valverde, mengeluhkan kurangnya insting dan efisiensi tim selepas menderita kekalahan 0-2 dari Real Madrid pada lanjutan La Liga, Senin (23/1) kemarin hari WIB.

Los Blancos berhasil mengklaim kemenangan yang diinginkannya dalam lawatan ke San Mames, Senin (23/1) kemarin hari WIB. Karim Benzema membuka skor pada menit ke-24 sebelum Toni Kroos sendiri mengunci akan kemenangan 2-0 pada menit ke-90.

Hasil tersebut membantu Madrid untuk setidaknya menjaga jarak dengan Barcelona. Kedua tim masih terpaut tiga poin pada posisi dua teratas klasemen sementara pada kini, dengan kubu Blaugrana berada di puncak.

Baca Juga: Main Di Kandang Bilbao Buat Ancelotti Khawatir

Di sisi lain, Athletic Bilbao berada di peringkat kedelapan dengan raihan sebanyak 26 poin dari 18 pertandingan.

Berbicara seusai pertandingan, Ernesto Valverde sendiri pun mengeluhkan efisiensi dari Los Leones, yang walaupun menciptakan cukup banyak akan kesempatan, namun tidak  sanggup untuk mencetak sebuah gol.

“Kami sudah memilih firasat ini sebelumnya. Mereka memilikirasio efisiensi yang amat bagus, Madrid tidak pernah memberi ampun. Pada setiap bola muntah, mereka dapat mencetak gol tanpa berpikir panjang. Kami bersalah atas kebobolan gol pertama,” ucap Valverde terhadap Diario AS.

“Pada sesi kedua, kami mengejar permainan dan kami saja hampir meraihnya, itu tak seperti kelihatannya dalam skor akhir 0-2, yang terburuk ialah kami tak sanggup menyelesaikan kesempatan. Kami menciptakan banyak kesempatan, namun kami tidak meraih apa pun. Kami kekurangan insting dan efisiensi, namun itu dapat diperbaiki seiring waktu berjalan.”

Kroos Akan Beritakan Masa Depannya Bulan Depan

Kroos Akan Beritakan Masa Depannya Bulan Depan

Kroos Akan Beritakan Masa Depannya Bulan Depan Kontrak Toni Kroos akan segera usai. Oleh karena itu, gelandang yang berasal dari negara Jerman tersebut akan membahas masa depannya bersama Real Madrid.

Menurut laporan dari Marca, Kroos sendiri diperkirakan akan mengambil keputusan apakah akan membiarkan kontraknya habis dan pensiun dari sepak bola profesional di puncak permainannya atau memperpanjang satu musim lagi di Real Madrid.

Keputusan tersebut akan datang pada bulan Februari mendatang dan akan memberi Real Madrid cukup waktu untuk merencanakan musim 2023-2024. Kepindahan Casemiro ke Man United memecah trio posisi tengah ikonik di Madrid, tapi Kroos masih vital untuk rencana Carlo Ancelotti.

Pemain yang kini sudah berusia 32 tahun tersebut secara konsisten mengatakan preferensinya untuk tetap di Madrid, namun dia realistis perihal tuntutan fisik yang dibutuhkan, dan tim bersedia menawarkan satu tahun untuk memperpanjang kontraknya setelah bulan Juni 2023.

Baca Juga: Laporta Enggan Janjikan Kembalinya Messi Ke Barcelona

Sesuai laporan dari Marca, Kroos sendiri masih mempertimbangkan akan proposal tersebut, namun Ancelotti percaya bisa meyakinkannya untuk tetap bertahan, dengan detailnya belum dapat dikonfirmasi. Dalam konferensi pers di bulan Oktober, Carlo Ancelotti mengatakan pemikirannya perihal akan masa depan sang pemain: “Dia akan memikirkannya setelah Piala Dunia, namun saya pikir dia akan bertahan.”

Toni Kroos merupakan seorang pria keluarga dan berkomentar perihal penghinaannya untuk perjalanan sebagai pemain profesional dan waktu jauh dari keluarga. Di klub, tak ada yang menerima begitu saja pembaharuannya’; dia merupakan pesepakbola yang memiliki hobi, minat, dan nilai-nilai di luar sepak bola. Ada harapan bahwa kami akan menikmati pemain Jerman itu untuk musim berikutnya, tetapi keputusan akhir harus menunggu sampai bulan Februari.

Kroos Masih Tidak Yakin Jerman Dipulangkan Jepang Di Piala Dunia 2022

Kroos Masih Tidak Yakin Jerman Dipulangkan Jepang Di Piala Dunia 2022 Gelandang andalan Real Madrid yakni Toni Kroos, menjadi salah satu dari sekian banyak orang yang kecewa dengan kegagalan Timnas Jerman di Piala Dunia 2022. Terlebih, pada edisi tahun ini Der Panzer sendiri pulang sebab Jepang.

Seperti yang dapat diketahui, di matchday pertama Grup E Piala Dunia 2022, Timnas Jerman secara mengejutkan dikalahkan oleh Jepang dengan skor akhir 2-1. Kemudian, di matchday kedua Der Panzer bermain seri 1-1 melawan Timnas Spanyol. Puncaknya terjadi pada pertandingan terakhir Grup E, di mana Jerman yang sukses mengalahkan Kosta Rika terpaksa angkat koper lebih awal karena Timnas Jepang berhasil mengalahkan Spanyol dengan skor 2-1. Andaikan tim Samurai Biru gagal mengalahkan Spanyol, kemenangan akhir 2-4 melawan Kosta Rika telah cukup untuk membawa Der Panzer lolos ke sesi 16 besar.

Baca Juga: Camavinga Kembali Cetak Rekor Baru Sewaktu Lawan Tunisia

“Kami seharusnya melewati babak penyisihan dengan setiap pemain yang kami punya di tim. Bila kami akhirnya kalah dari Brasil di babak perempat final, maka kami dapat berkata, ‘Oke, Brasil mungkin punya delapan pemain kelas dunia dan kami cuma memiliki empat. Maka kami ialah tim yang lebih buruk’,” kata Toni Kroos dalam sesi wawancaranya.

“Namun saya tak akan membiarkan siapa pun memberi tahu saya bahwa kami punya kualitas yang lebih rendah daripada Jepang, dan itulah kenapa kami tersingkir di belakang mereka. Itu terlalu mudah untuk saya,” lanjutnya.

Perlu diketahui, kini Timnas Jerman sendiri menduduki peringkat 11 dunia, sementara Timnas Jepang berada di urutan ke-24.

Lobotka Masuk Dalam Radar Madrid Selepas Tampil Bagus Di Napoli

Lobotka Masuk Dalam Radar Madrid Selepas Tampil Bagus Di Napoli Real Madrid rumornya tengah mempertimbangkan untuk menarik Stanislav Lobotka pada bursa pemindahan musim panas 2023 mendatang selepas sang gelandang bermain bagus bersama Napoli.

Pelatih Carlo Ancelotti sudah melirik secara seksama pemain yang berusia 28 tahun tersebut di kubu Stadio Diego Armando Maradona sejak tiba pada bulan Januari 2020 lalu.

Sang juru taktik yang berasal Italia dikatakan sangat terkesan dengan dampak yang dibawakan sang gelandang asal Slovakia, dan merekomendasikan terhadap Presiden Florentino Perez agar membawanya ke Real Madrid.

Tapi demikian, Napoli tidak berniat untuk kehilangan Stanislav Lobotka pada bulan Januari mendatang, sebab itu dapat menyebabkan ketidakseimbangan pada tim.

Baca Juga: Pedri Berusaha Rayu Marco Asensio Untuk Gabung Barcelona

Klub Serie A tersebut bahkan berada dalam keadaan yang unggul untuk memberikan perpanjangan kontrak terhadap mantan pemain Celta Vigo tersebut sampai musim panas tahun 2027.

Di sisi lain, Lobotka dipandang oleh Real Madrid sebagai sosok yang tepat untuk memperkuat posisi tengah yang saat ini telah menua. Luka Modric dan Toni Kroos memang masih dapat diandalkan kini, tapi akan ada saatnya untuk mereka  pensiun dan itu diprediksi dapat terjadi dalam kurun waktu yang dekat.

Kontrak kedua pemain akan habis pada musim panas tahun depan. Selagi Madrid mungkin dapat menawarkan perpanjangan kontrak terhadap kedua gelandang veteran bila terbukti masih dapat diandalkan sampai akhir musim, mereka juga perlu bersiap bila sewaktu-waktu Modric dan Kroos tak lagi dapat diandalkan.

Toni Kroos Bahagia Real Madrid Balik Ke Jalur Kemenangan

Toni Kroos Bahagia Real Madrid Balik Ke Jalur Kemenangan Real Madrid sendiri kembali ke jalur kemenangan selepas mengatasi perlawanan Cadiz. Toni Kroos mengatakan bahagia timnya dapat kembali menang.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Jumat (11/11) dini hari WIB, Eder Militao membuka keunggulan Real Madrid. Skor akhir 1-0 bertahan sampai babak pertama berakhir. Pada sesi kedua, Toni Kroos mencetak gol untuk menambah keunggulan Los Blancos menjadi 2-0. Pemain cadangan Lucas Perez mencetak gol untuk memperkecil ketinggalan menjadi 1-2 yang bertahan sampai pertandingan selesai.

Baca Juga: Profil Wasit Spanyol yang Viral Selepas Pimpin Pertandingan Barcelona

“Cara bola datang, saya tak dapat menembak dengan bagian dalam sepatu saya. Saya dapat membantu tim dengan gol dan saya bahagia. Kami tampil cukup bagus, kecuali 10 menit terakhir. Kami memiliki kesempatan. namun pada akhirnya kami sedikit menderita dengan gol yang tak diperlukan. Saya pikir itu merupakan permainan yang bagus dan kemenangan yang pantas,” katanya.